Kejuaraan Tarung Bebas di Bandung Diikuti Lima Negara

  • Sport
  • 02 Des 2017 | 22:28 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 300 kali
image
Foto: Istimewa

beritajowo.com // bandung - Kejuaraan Tarung Bebas Internasional dengan tajuk "Duel#4" akan diselenggarakan Bandung Fighting Club (BFC), pada Minggu (3/12/2017) di GOR Tri Lomba Juang, Jalan Pajajaran, Kota Bandung. Ada lima negara yang akan mengikuti kejuaran tersebut yakni, Indonesia selaku tuan rumah, Uzbekistan, Malaysia, Filipina, dan Amerika Serikat.

Ketua Umum BFC, Edwin Senjaya menyebutkan dalam kejuaraan yang digelar satu hari tersebut akan terbagi ke dalam beberapa kelas yakni MMA Internasional, Silat Bebas, Kick Boxing Profesional, dan Amatir.

"Kejuaraan ini diselenggarakan yang ke empat kalinya dan Alhamdulillah jumlah peserta dari tahun ke tahun bertambah. Apalagi sekarang diikuti juga oleh beberapa negara seperti Uzbekistan, Malaysia, Amerika, dan Filipina," ujar Edwin di Hotel de'rain, Jalan Lengkong Kecil, Bandung, Sabtu (2/12/2017) dikutip dari bola.com.

Edwin mengakui, tujuan dari kejuaraan tersebut karena pihaknya ingin olah raga tarung bebas terus berkembang di Tanah Air. "Maka itu kami juga ingin memberi kesempatan kepada atlet-atlet amatir semua yang ada di tanah air agar mereka ke depan bisa bersaing lebih baik dan bisa bertanding di even yang lebih tinggi atau internasional," papar Edwin.

Tak hanya itu, melalui kejuaraan itu pun lanjut Edwin sebuah kesempatan bagi petarung Indonesia untuk bertanding melawan petarung luar negeri. 

Edwin mengatakan, untuk nomor profesional diikuti 18 fighter untuk sembilan partai, dari sembilan partai itu empat partai diantaranya merupakan partai international, di mana fighter BFC yang mewakili Indonesia akan menghadapi petarung dari luar negeri.

Masing-masing negera dari luar membawa satu fighter. "Sebenarnya animo negara-negara lain juga sangar tinggi, tapi karena keterbatasan jadi kami tidak bisa menerima semuanya.

Untuk kelas amatir diikuti dari berbagai klub yang ada di Indonesia dan semuanya ada 75 partai. Artinya ada sekitar 150 peserta dari berbagai usia. Aturannya pun berbeda dengan profesional.

"Tapi yang paling bergensi saya kira di nomor 65 kilogram putra MMA. Kami punya petarung Yudi Cahyadi Chandra yang akan berhadapan dengan Jhorov asal Uzbekistan. Yudi merupakan atlet yang sudah malang melintang dan pemegang gelar sabuk juara nasional MMA versi Federasi Beladiri Profesional Indonesia akan behadapan dengan juara gulat asal Uzbekistan," pungkas Edwin.

img
BeJo@21
EDITOR

Olahraga Terbaru