Arsenal Hancur Karena Wenger Enggan Diganti

  • Bola
  • 02 Mar 2018 | 15:02 WIB
  • Oleh SPC
  • Dilihat 97 kali
image
foto: Istimewa

beritajowo.com / london - Arsene Wenger berada dalam tekanan. Fan The Gunners kembali harus menelan kekecewaan. 

Di Wembley maupun Emirates Stadium, The Gunners ditelan 3 gol tanpa balas. Pembunuhnya: Manchester City.

Stadion berkapasitas 59.867 penonton itu memang banyak yang melompong, Jumat (2/3) dini hari.

Mayoritas para pendukung memilih nonton di rumah karena terjebak oleh badai salju. Mereka juga apatisme terhadap kinerja pelatih Arsene Wenger, terutama setelah kekalahan 0-3 dari Manchester City pada final Piala Liga, Minggu (25/2).

Arsenal makin nelangsa. Di hadapan puublik sendiri, kembali digerus 3-0 oleh Man-City. Hasil itu menjadi kekalahan ketiga beruntun Arsenal pada semua kompetisi.

Sebelumnya di Liga Europa, The Gunners juga dipermalukan klub liliput Swedia, Oestersunds FK 1-2 di Emirates Stadium.

Wenger pun jadi sasaran kemarahan fan. Mereka meneriaki Wenger untuk angkat kaki. Arsenal juga gagal bangkit setelah membuang kesempatan mencetak gol dari titik putih pada awal babak kedua. Pierre-Emerick Aubameyang gagal menjadi eksekutor.

Menurut Jamie Carragher, pundit Sky Sport, Arsene Wenger seharusnya pergi musim panas lalu. Tapi, manajemen malah memberinya kontrak baru dua tahun. Kini, menurut mantan bek timnas Inggris itu, tak ada yang bisa diharapkan dari Wenger untuk Arsenal.

"Mereka tidak memiliki keberanian untuk membuat keputusan di musim panas," cetus Carragher jelang pertandingan Arsenal kontra City dini hari.

Menurutnya kini Arsenal tampak hancur. Para pemain tidak punya harapan atau kepercayaan sejati. Arsenal kini tertinggal 10 poin dari posisi empat besar klasemen dengan menyisakan 10 pertandingan. 

"Saya akan senang dan satu-satunya cara untuk mengubah negatif menjadi positif adalah mereka keluar dan mengumumkan bersama dengan manajer bahwa Wenger akan pindah pada akhir musim," paparnnya.

Arsenal bakal bakal bertandang ke kandang Brighton, akhir pekan untuk pertandingan Liga Primer selanjutnya dan melakoni leg pertama 16 besar Liga Europa melawan AC Milan, 9 Maret.

Menurut Carragher, harapan terbaik Arsenal untuk menyelamatkan situasi adalah mengumumkan perubahan manajer pada akhir musim. Walau sosok legendaris tidak hanya untuk Arsenal, melainkan juga dalam sejarah Liga Primer Inggris, manajemen klub dianggap perlu segera menggantinya.

"Saya ingin melihat dia pergi keluar dan memenangkan Liga Europa dan menempatkan Arsenal di Liga Champions. Buat keputusan sekarang dan berikan penghargaan atas apa yang telah dia lakukan selama 20 tahun terakhir," ujarnya.*

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

Olahraga Terbaru