Jadi Pemain Tertua, Spaso Tak Merasa Canggung

  • Bola
  • 22 Feb 2018 | 17:17 WIB
  • Oleh SPC
  • Dilihat 65 kali
no image
foto: Istimewa

beritajowo.com / jakarta - Luis Milla kembali melakukan gebrakan dalam pemusatan latihan kedua timnas Indonesia.

Pelatih asal Spanyol itu kembali memanggil Ilija Spasojevic untuk berlatih di Lapangan ABC Senayan. Penyerang asal Montenegro itu, terakhir kali  membela timnas Indonesia ketika menghadapi Guyana di Stadion Patriot Candrabhaga, November 2017 lalu.

Setelah itu, nama Spaso hilang dari daftar buku Luis Milla. Pada pemusatan latihan kedua, Spaso kembali dipanggil bersama beberapa pemain senior lainnya. Bahkan, mantan penyerang Bhayangkara FC itu kini menjadi yang paling tua di timnas Indonesia. Kendati demikian, Spaso mengaku tidak merasa dituakan.

“Saya di sini paling tua, umur  saya 30 tahun. Sementara teman-teman yang lain berusia 23 tahun, tapi saya tidak merasa berbeda dari mereka. Itu membuat saya nyaman,” ujar Spaso.

Menurut Spaso kekeluargaan di dalam timnas Indonesia membuatnya merasa betah di timnas Indonesia.

“Karena semua bercanda dan kami saling membantu. Ini luar biasa dan memang itu yang coach Luis mau. Ini [keakraban] bisa terlihat di lapangan juga, semua untuk satu,” imbuh Spaso. Selain itu, Spaso juga menjelaskan sangat cocok dengan pola latihan yang diberikan oleh Luis Milla.

“Saya pikir kami cukup cocok dan efektif dengan cara dari Coach Milla yang terkadang santai dan serius,” tutup Spaso. 

img
BeJo@17
EDITOR

Olahraga Terbaru