Kades di Lamongan Terjerat Kasus Perzinaan dan Narkoba

beritajowo.com//lamongan-Seorang kades di Lamongan terjerat kasus perzinaan dan narkoba. Pemkab Lamongan masih menunggu putusan resmi dari kasus tersebut.

Ia merupakan seorang kades di Kecamatan Turi berinisial SB (40). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lamongan, Khusnul Yaqin mengatakan, karena kasus itu sudah ditangani oleh pihak berwajib, maka pihaknya menghormati proses hukum yang masih berjalan.

"Karena kasus ini sudah ditangani pihak berwajib, maka kita hormati dan tunggu prosesnya," kata Khusnul Yaqin ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (17/6/2021).

Hari ini, SB dilimpahkan ke Satreskoba oleh Satreskim Polres Lamongan. SB bersama selingkuhannya, R akan menjalani rehabilitasi di salah satu pusat rehabilitasi di Sidoarjo. Sebab, mereka juga positif narkoba.

Terkait sanksi untuk SB, Khusnul menyebut, akan diberikan jika sudah ada keputusan hukum tetap atau inkracht dalam kasus perzinaan tersebut. "Kita tunggu prosesnya sampai dengan dikeluarkannya putusan resmi," ujarnya.

"Hari ini mereka menuju Pusat Rehabilitasi Narkotika di Sidoarjo," kata Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana.

"Berapa lamanya rehabilitasi yang akan dijalani, dipertimbangkan dengan hasil pemeriksaan tim dokter," lanjutnya.Pihaknya, kata Miko, belum tahu berapa lama keduanya akan menjalani rehabilitasi.

Semuanya bergantung pada hasil pemeriksaan dokter yang ada di Pusat Rehabilitasi Narkotika Rumah Merah Putih, Sidoarjo. Rehabilitasi ini, menurutnya, atas permintaan kedua tersangka.


Meski menjalani rehabilitasi, keduanya tetap harus menghadapi kasus hukum dugaan perzinaan. Dengan ancaman hukuman 9 bulan penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, SB digerebek Satresmob Polres Lamongan saat sedang serumah dengan R, yang masih istri sah orang lain. Setelah penggerebekan, SB dan R dites urine dan keduanya menunjukkan hasil positif narkoba.

Komentar

Loading...