Bulog Divre Jawa Tengah Targetkan Penambahan RPK Sampai 18 Ribu

beritajowo.com / semarang - Perum Bulog Divre Jawa Tengah menargetkan akan menambah outlet Rumah Pangan Kita (RPK) sampai 18 ribu sampai akhir tahun 2019.

Salah satunya sinergi dengan Pertamina MOR IV dalam mengoptimalkan pengembangan jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) melalui outlet LPG non subsidi. Sampai saat ini jumlah RPK di  Divre Jawa Tengah ada 11.264 yang tersebar di empat subdivre Semarang, Pati, Surakarta dan Pekalongan.

Kepala Bulog Divre Jawa Tengah, Taufan Akib menjelaskan sinergi ini merupakan upaya bersama untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan. Hal tersebut didasarkan asas saling membantu, saling mendukung, dan tidak melanggar Peraturan Perundang-undangan serta peraturan internal masing-masing.

"Targetnya di Jateng ada 18 ribu RPK dan saat ini ada 11 ribu RPK, berharap tahun ini terpenuhi apalagi dengan kerjasama dengan Pertamina yang mempunyai pangkalan sampai tingkat desa," katanya disela Penandatangan Nota Kesepahaman tentang Pengembangan RPK melalui outlet LPG non subsidi,  di Kantor Hiswana Migas, Semarang, Jumat (16/8).

RPK merupakan program kerjasama Bulog dengan masyarakat dalam melakukan pemasaran produk Bulog. RPK dibentuk dalam rangka menstabilkan harga pangan dan mengembangkan distribusi produk Bulog.

Taufan menuturkan penjualan di RPK sampai saat ini sangat bagus. Di semester satu, sekitar 4 ton terjual di RPK dari penyaluran beras di Divre Jawa Tengah sebanyak 8 ton. Ditargetkan sampai akhir tahun akan bisa mencapai 20 ribu ton.

"Kita juga terus sosialisasikan bahwa RPK bekerja sama dengan Pertamina  tidak hanya memasarkan energi pangan tapi juga gas," jelasnya.

Menurut Taufan, kriteria Sahabat RPK yang ingin bergabung menjadi outlet LPG harus memenuhi syarat aktif sebagai Sahabat RPK dan rutin melakukan repeat order minimal dalam tiga bulan terakhir. Selain itu, memiliki toko atau outlet untuk mendisplay gas LPG non subsidi.

Taufan berharap dengan adanya RPK dan outlet Pertamina sampai desa, masyarakat yang membutuhkan produk pangan dan gas tidak perlu repot karena sudah bisa diakses ke wilayah terdekat.

GM Pertamina MOR IV Iin Febrian (kanan) didampingi Kepala Bulog Divre Jawa Tengah, Taufan Akib (dua dari kanan) melihat produk pangan Bulog yang dijual di outlet Pertamina di Koperasi Hiswana Migas Semarang, Jumat (16/8).Suaramerdeka.com /Cun Cahya

Komentar

Loading...