Simak 3 Keunggulan & Kekurangan Vivo Y12

beritajowo.com - Bagi Anda yang mencari smartphone dengan harga terjangkau, Vivo Y12 bisa jadi pilihan yang sangat layak untuk Anda lirik. Pasalnya, dengan harga di bawah Rp 2 jutaan, Anda sudah bisa dapatkan smartphone dengan spesifikasi yang cukup oke dan performa andal.

Meski begitu, apakah Vivo Y12 memang benar-benar untuk Anda? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, yuk simak rangkuman ulasan mengenai apa saja yang jadi keunggulan maupun kekurangan dari Vivo Y12 sebagai pertimbangan dalam membantu Anda membuat keputusan sebelum membeli terlebih dahulu, yuk! Cek penjelasannya berikut ini dan selamat membaca!

3 Keunggulan Vivo Y12

1.    Triple camera dengan AI dan jepretan cantik.

Terlepas dari harganya yang terjangkau serta segmennya di kelas entry level, Vivo Y12 memiliki dukungan fitur kamera yang jarang ditemui pada smartphone lain di kelas yang sama. Memang benar bahwa resolusi lensanya tidak besar, tapi Vivo membekali Y12 dengan modul triple camera alias tiga lensa untuk meningkatkan kualitas gambar yang ditangkap.

Lebih jelasnya, triple camera Vivo Y12 memiliki lensa utama 13MP, lensa kamera ultra-wide 8MP, dan lensa kedalaman 2MP. Dengan adanya lensa ultra-wide, tentu Vivo Y12 bisa menangkap gambar yang lebih luas plus objek yang lebih banyak.

Ditambah lagi, Vivo Y12 juga sudah didukung dengan adanya fitur AI untuk kamera utamanya. Adanya software AI ini tentu akan bantu optimalkan hasil jepretan agar terlihat semakin jelas, terang, dan tajam.

2.    Kapasitas baterai jumbo.

Apabila Anda secara spesifik mencari smartphone yang irit harga plus baterainya, Vivo Y12 bisa jadi pilihan yang layak untuk Anda lirik. Pasalnya, Vivo Y12 sudah dibekali dengan baterai berkapasitas 5000 mAh, yang pasti bisa dukung segala aktivitas Anda sepanjang hari, mulai dari chatting, nge-game, streaming, atau sekadar browsing.

3.    Dukungan Bluetooth 5.0.

Hal menarik lainnya dari Vivo Y12 adalah adanya dukungan Bluetooth 5.0, meskipun Vivo jelas menyasar segmen entry level lewat produk ini. Mengapa Bluetooth 5.0? Karena versi Bluetooth ini lebih baru, yang berarti performanya juga jelas lebih baik.

Pasalnya, Bluetooth 5.0 mampu menjangkau dengan lebih luas, cepat, dan stabil. Baik itu untuk memindahkan data atau menghubungkan HP dengan perangkat audio wireless seperti headset TWS dan speaker, semuanya bisa didukung secara optimal oleh Vivo Y12.

3 Kekurangan Vivo Y12

Sayangnya, Vivo Y12 juga memiliki beberapa poin kekurangan yang patut Anda soroti. Meski demikian, ingat bahwa Vivo Y12 pada dasarnya merupakan smartphone kelas entry level yang memang harganya terjangkau, sehingga tidak bisa Anda bandingkan dengan HP dari kelas yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, kedua poin kekurangan Vivo Y12 berikut ini diolah berdasarkan perbandingan dengan sederet smartphone lain pada kelas atau segmen yang sama. Dengan begitu, perbandingannya relevan.

1.    Performa kurang bertenaga.

Dari segi kinerja atau performa, Vivo Y12 pada dasarnya sudah cukup mumpuni berkat dukungan MediaTek Helio P22. Hanya saja, sebenarnya ada juga beberapa alternatif pilihan produk lain pada segmen yang sama, namun sudah mendapatkan dukungan chipset yang lebih baik, seperti MediaTek Helio P60 yang kelasnya ada di atas Helio P22, dan bahkan Snapdragon 660.

2.    Belum memiliki pelindung layar.

Mengingat bahwa smartphone zaman sekarang pasti memiliki layar sentuh alias touchscreen, tentu perawatan layar wajib untuk Anda perhatikan. Salah satu caranya adalah dengan memilih smartphone dengan pelindung layar seperti Corning Gorilla Glass.

Adanya pelindung layar ini tentu bisa bantu layar smartphone Anda jadi lebih awet dan tidak mudah rusak. Nah, sayangnya Vivo Y12 ini belum dibekali dengan pelindung layar. Padahal, HP-HP lain di segmen yang sama – dan bahkan yang lebih murah – sudah dilengkapi pelindung layar.

3.    Belum mendukung fast charging.

Rasanya fitur dukungan fast charging pada smartphone saat ini sudah jadi fitur penting yang wajib ada. Meski begitu, Vivo belum menyematkannya pada si Y12 ini. Dengan baterai berkapasitas jumbo miliknya, tentu Anda akan harus menunggu lebih lama selama HP sedang di-charge. Apabila Anda punya mobilitas tinggi, tentu hal ini bisa cukup merepotkan Anda di sela-sela aktivitas nanti.

Komentar

Loading...