Polisi Nyatakan Kematian Hari Darmawan Murni Kecelakaan

  • Nasional
  • 22 Mar 2018 | 01:27 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 177 kali
image
Foto : istimewa

beritajowo.com // Bogor - Pihak Polres Kota Bogor, menyatakan kasus kematian pendiri Matahari Department Store, Hari Darmawan adalah murni karena kecelakaan, lantaran tidak ditemukannya unsur pidana.

Kapolres Bogor, AKBP Andi Moch Dicky menjelaskan, pihaknya telah melakukan penyelidikan perkara dimulai dari hasil olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan pemeriksaan melalui forensik, sampai melakukan gelar perkara.

"Jadi korban meninggal dunia murni akibat kecelakaan terjatuh ke sungai Ciliwung," tutur Dicky di Cibinong, Rabu (21/3/2018).

Polisi secara intensif melakukan penyelidikan sejak peristiwa terjadi Sabtu 10 Maret 2018, hingga update pertama kasus pada tanggal 12 Maret 2018. Jumlah saksi yang tadinya 11 orang bertambah menjadi 17 orang.

Dari hasil autopsy, luka memar, biru dan goresan yang ada di tubuh almarhum adalah kewajaran. Polisi menilai hal itu wajar bagi seorang yang meninggal akibat terbawa arus sungai yang pada saat kejadian cukup deras.

Menurut Dicky, pihaknya sudah mempelajari semua, termasuk pola komunikasi yang dilakukan almarhum. Tidak ada hal ketidakwajaran dalam kasus kematian bos Taman Wisata Matahari tersebut.

Dari hasil penyelidikan itu, lanjut Dicky, pihaknya tidak melanjutkan penyelidikan ke tingkap penyidikan atau dengan kata lain pihaknya menghentikan perkara.

Tetapi, lanjutnya, kasus tersebut dapat dibuka kembali apabila ada masyarakat yang memberikan alat bukti dan informasi yang dapat dibuktikan dengan valid dan jelas.

Hingga kasus itu dinyatakan dihentikan, polisi belum menemukan barang-barang almarhum yang hilang seperti HP, dan dompet. Sementara untuk barang yang ada di kantong korban masih lengkap, seperti uang, arloji dan kunci.

Hari Darmawan ditemukan meninggal dunia di pinggir Sungai Ciliwung, Sabtu, 10 Maret 2018. Sehari sebelumnya almarhum sempat dinyatakan hilang pada Jumat, 9 Maret 2018, malam saat mengunjungi salah satu vilanya yang berlokasi di Cisarua, Puncak, Kabupaten Bogor.

Sebelum menghilang, Hari sempat makan malam bersama sejumlah karyawannnya, lalu singgah ke vilanya. Ia pergi bersama sopirnya, ketika berada di vila, Hari sempat meminta diambilkan koran dan air yang ada di dalam mobil. Ketika sopir pergi menuju lokasi parkir, saat itu Hari hilang, dan ditemukan keesokan paginya dalam kondisi telah meninggal dunia.

img
BeJo@23
EDITOR