Beton MRT Jatuh Di Panglima Polim

  • Nasional
  • 04 Nov 2017 | 12:42 WIB
  • Oleh bejo25
  • Dilihat 61 kali
image
foto. (istimewa)

Beritajowo.com - Dinding pembatas beton mass rapid transit ( MRT) di Panglima Polim, Jakarta Selatan, jatuh dan menimpa sepeda motor yang sedang melintas di Jalan Wijaya II, Panglima Polim, Jakarta, Jumat (3/11) malam.Kejadian tersebut berlangsung pada pukul 21:00 WIB.Pengendara motor yang terkena bernama Syamsudin warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kondisinya hanya mengalami luka ringan, tapi Honda Scoopy bernomor polisi B 4336 SDB tersebut mengalami kerusakan parah.

Berdasarkan hasil sementara investigasi sampai dengan pukul 22.24 WIB,pihak Corporate Secretary PT MRT menjelaskan kronologis bahwa kejadian tersebut terjadi diakibatkan hilangnya keseimbangan crane saat melakukan lifting parapet.

"Sekitar pukul 21:00 kami sedang melakukan pemasangan overhead catenary system (OCS) atau parapet untuk meletakan tiang listrik untuk energi di MRT. Saat sedang melakukan crane untuk lifting itu kehilangan keseimbangan,yang disebabkan adanya kesalahan operator yang overextended.

"Lengan crane harusnya cuma mentok di 7,5 meter, dia (operator) overextended menjadi 10 meter. Kondisi itu menjadikan crane overload yang akirnya menyebabkan lost balance? akibatnya parapet yang digantung jatuh," kata Silvia, kepada wartawan di lokasi kejadian,Sabtu (4/11/2017).

Saat proses install atau pemasangan dilakukan, pihaknya telah melakukan pengamanan dengan menutup separuh jalan, disiagakan flagman, dan dijaga pihak keamanan. Ketika setting OCS parapet sedang berlangsung, tiba-tiba crane truck tersebut tidak stabil dan OCS parapet jatuh ke jalan, melewati batas pengamanan di bawah deck girder yang telah tertutup separuh.

OCS parapet tidak langsung terjun ke jalan karena tertahan oleh crane truck dan parapet yang telah terpasang. "OCS parapet ini kemudian menimpa kendaraan bermotor roda dua yang sedang melaju dan mengenai pengendara.

Pengendara mengalami luka ringan dan dibawa ke RS Pertamina oleh pihak kontraktor. Penanganan korban dan kendaraan pun menjadi tanggung jawab MRT Jakarta.

Hingga informasi ini diterbitkan, proses evakuasi di lapangan sedang berlangsung. Perwakilan manajemen MRT Jakarta dan kontraktor juga dalam perjalanan menuju ke RS Pertamina untuk memastikan korban mendapatkan perawatan yang memadai.

img
BeJo@25
EDITOR

KABAR TERBARU