Tim BBWS Pemali Juana dan Babinsa Batu Survey Tanggul Pasca Jebol

  • Regional
  • 22 Feb 2018 | 22:43 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 207 kali
image
Foto: beritajowo.com/Dok

beritajowo.com / demak - Tanggul Sungai Kali Setu di Desa Batu?Kecamatan Karangtengah Demak kondisinya makin kritis. Tim BBWS Pemali Juana dari Semarang melakukan survey dan pengukuran tanggul yang jebol tersebut, Kamis (22/2/2018). Survei dilakukan 7 (tujuh) orang yang dipimpin oleh bapak Aripin dan di dampingi Babinsa Kopda Mahmudin serta perangkat desa Batu.

Pencatatan tersebut dilakukan tidak hanya sehari saja oleh tim bencana BBWS ini, melainkan beberapa waktu sesuai kebutuhan.. Rencananya, setelah melakukan pencatatan, tim akan melakukan koordinasi dengan dinas maupun instansi terkait untuk saling berkoordinasi membagi tugas dan kewenangan di lapangan. Apa yang dikerjakan Pemkab Demak, Provinsi Jateng maupun Pusat.

Kondisi itu mengkhawatirkan warga sekitar. Warga yang tinggal di Desa diimbau waspada, sebab jika terjadi bobol dikhawatirkan bisa merendam desa Batu di Karangtengah.

Perangkat desa setempat, Dullah mengungkapkan, rekahan terjadi setelah hujan besar yang mengguyur Batu minggu minggu ini.?Menurutnya, kondisi rekahan menjadi kekhawatiran warga sekitar.??bahwa tanah padas yang sudah dikirim dan sudah dimasukkan ke dalam karung untuk sementara 7 (tujuh) DAM truk, Saya khawatir sekali, mudah-mudahan tidak terjadi bencana banjir,? ucapnya penuh harap.

Babinsa Desa Batu berharap agar Kades Batu dapat menggerakan warganya untuk secepatnya bergotong royong dan membentuk posko pengamat tanggul dari desa setempat.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Aripin? selaku koordinator tim dari Balai ini menyampaikan sesuai petunjuk, untuk sementara waktu pengiriman material tanah padas berhenti dulu sambil menunggu hasil keputusan dari Pimpinan BBWS, kalau sudah ada petunjuk akan diproses dan awal akan dikirim batang pohon kelapa (glugu) sebagai tiang pancang/trucuk tanggul yang telah jebol.

"Jadi begini dari BBWS, sesuai dengan kewenangan?kami, kami juga akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait. Mana yang dikerjakan dinas, mana yang dikerjakan BBWS. Kalau BBWS ini kan terkait dengan pusat atau kementrian, sesuai dengan kewenangan nanti kita bisa menjalani tupoksi masing-masing, mungkin seperti tupoksi Kabupaten, maupun Provinsi. Saat ini kita sedang cross ceck dampak pasca bencana?, ungkap Aripin bagian kebencanaan BBWS Pemali Juana.

img
BeJo@21
EDITOR

KABAR TERBARU