Presiden Donald Trump Usul Guru di Amerika Dipersenjatai Pistol

  • Internasional
  • 22 Feb 2018 | 16:00 WIB
  • Oleh VOA
  • Dilihat 152 kali
image
foto: Istimewa

beritajowo.com / los angeles - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengusulkan akan mempersenjatai para guru, menyusul aksi pembantaian yang terjadi di Florida School pada pekan lalu. Usul Trump terebut sekaligus menyuarakan dukungan untuk ide kelompok hak kepemilikan senjata National Rifle Association (NRA).

Dalam pertemuannya dengan para siswa yang selamat dari penembakan Florida, Presiden dari Partai Republik itu akan segera memperketat pengecekan latar belakang pembeli senjata dan akan mempertimbangkan meningkatkan batas usia untuk beberapa jenis senjata.?

Sebelumnya ratusan siswa menggelar protes tersebar di seluruh penjara negeri pada Rabu (21/2), termasuk Washington, Chicago dan Pittsburgh.

Trump dalam pertemuan itu berbicara panjang lebar soal bagaimana guru-guru dan penjaga keamanan bisa menakuti orang yang berpotensi menjadi penembak sekolah dan mencegah kematian siswa.

"Jika Anda punya guru ... yang mahir dalam senjata api, itu bisa mengakhiri serangan dengan sangat cepat," kata Trump sebagaimana dikutip Reuters.

Beberapa orang yang hadir dalam pertemuan itu mengindikasikan dukungan atas ide Trump mempersenjatai guru. Sementara itu, yang lainnya menentang.

Serangan di Marjory Stoneman Douglas High School yang menewaskan 17 siswa dan guru pada 14 Februari lalu adalah penembakan kedua terbesar yang terjadi di sekolah negeri Amerika. Aksi dengan senapan serbu semi-otomatis AR-15 itu kembali memicu perdebatan panjang soal hak kepemilikan senjata.

Konstitusi AS melindungi hak warga Amerika untuk memegang senjata api, dan hak itu dipertahankan habis-habisan oleh Partai Republik. Namun, Trump terus ditekan agar segera bertindak.

img
BeJo@17
EDITOR

KABAR TERBARU