Marak Ulama Diserang, Polisi dan Dinsos Razia Orang Gila

  • Regional
  • 22 Feb 2018 | 13:45 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 202 kali
image
foto: Istimewa

beritajowo.com / semarang - Terkait sering terjadinya penyerangan terhadap tokoh agama, Polda Jawa Tengah memerintahkan seluruh Polres jajaran untuk melakukan razia terhadap orang gila.

Sehingga, Polda Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Sosial untuk menangani hal ini.

"Melihat dari banyaknya penyerangan, kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan terkait, untuk merazia orang gila," tandas Kapolda Jateng, Irjen Condro Kirono, usai membuka Rakernis Intelkam TA 2018, di Hotel Patra, Rabu (21/2).

Dia menambahkan, hal ini dilakukan karena maraknya penyerangan yang didominasi oleh orang dengan gangguan kejiwaan.

Misalnya di Lamongan, Jawa Timur, yakni seorang pria denga gangguan kejiwaan yang menyerang pengasuh Ponpes Muhammadiyah di Karangasem, Lamongan.

"Sudah diperintahkan, yang sudah lakukan (razia) di Cilacap, Kebumen, dan Solo. Hasilnya 20 orang dengan gangguan kejiwaan diamankan," imbuhnya.

Sementara itu, dia juga memerintahkan jajaran Intel Polda Jateng untuk melakukan upaya pendekatan dengan tokoh keagamaan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi sekaligus deteksi dini terhadap gangguan kamtibmas, terlebih menjelang Pilkada serentak 2018.

"Lakukan pendekatan, seperti ikut salat berjamaah hingga bermalam di pondok pesantren," tutur Condro.

Meski begitu, Condro menegaskan, bahwa hingga saat ini kondisi gangguan kamtibmas jelang Pilkada 2018 masih kondusif.

Dia berharap kondisi ini akan terus berlangsung hingga masa pilkada usai.

img
BeJo@17
EDITOR

KABAR TERBARU