Korsel Habiskan Dana Negara Rp 3 Miliar Untuk Jamu Adik Kim Jong Un

  • Internasional
  • 22 Feb 2018 | 13:24 WIB
  • Oleh bejo25
  • Dilihat 201 kali
image
Foto.(istimewa)

Beritajowo.com // Korea Selatan - Korea Selatan (Korsel) menghabiskan dana negara hingga 240 juta won atau setara Rp3 miliar untuk menjamu Kim Yo jong, adik dari pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong un, selama kunjungan dalam rangka Olimpiade Musim Dingin.

Dikutip dari Reuters seorang pejabat Kementerian Unifikasi Korsel mengatakan bahwa sebagian besar uang tersebut digunakan untuk akomodasi, transportasi, dan makanan empat anggota delegasi resmi bersama 18 stafnya.

Selama tiga hari lawatannya, Kim Yo jong menginap di Hotel Walkerhill, penginapan bintang lima pinggir sungai di sebelah timur Seoul.

Bersama delegasi, Kim Yo jong bepergian dari Seoul ke arena Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang paling tidak dua hari selama kunjungannya.

Menurut perkiraan pejabat yang enggan diungkap identitasnya itu, Korsel menggelontorkan dana sekitar 130 juta won untuk akomodasi dan 50 juta won untuk makanan dan transportasi tersebut.

Selain pejabat tingkat tinggi, Kementerian Unifikasi Korsel juga mengucurkan dana hingga US$2,6 juta atau setara Rp35, 9 miliar untuk akomodasi delegasi Korut lainnya, yaitu pemandu sorak, orkestra, penampil taekwondo, jurnalis, dan personel pendukung lain, dengan total 424 orang.

Pendanaan delegasi Korut dalam Olimpiade Musim Dingin memecahkan rekor terbaru.

Sebelumnya, Korsel hanya menggelontorkan dana sekitar 1,35 miliar won untuk akomodasi delegasi Korut selama Asian Games 2002 di Busan.

Korsel dapat menekan dana pada Asian Games karena saat itu, tim pemandu sorak Korut tinggal dan makan di dalam kapal feri. Inflasi juga menjadi faktor penting pada perhitungan anggaran ini.

Sementara itu, Komite Olimpiade Internasional menghabiskan dana sekitar US$50 ribu untuk pelatihan dan persiapan 22 atlet Korut.

Tak lama setelah perkiraan dana ini terungkap, Korsel kembali meneriakkan propaganda melalui pengeras suara di perbatasan dengan Korut berbunyi, "Terlalu banyak uang yang digelontorkan untuk peluncuran rudal menyebabkan kesulitan rakyat."

img
BeJo@25
EDITOR

KABAR TERBARU