Banjir, Petani Brebes Alami Kerugian Rp 50 Miliar

  • Regional
  • 21 Feb 2018 | 21:11 WIB
  • Oleh Metrotvnews
  • Dilihat 248 kali
image
Foto: Istimewa

beritajowo.com / brebes - Banjir yang melanda empat kecamatan di Kabupaten Brebes menyebabkan lahan pertanian rusak dan gagal panen. Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) mengklaim petani di Brebes, Jawa Tengah, menderita kerugian hingga Rp50,25 Miliar.

"Ada 2.550 hektare tanaman padi siap panen dan 995 hektare tanaman bawang merah terendam air, sehingga gagal panen. Lahan itu tersebar di Kecamatan Brebes, Jatibarang, Songgom dan Wanasari,? ujar ketua ABMI Juwari, Rabu (21/2/2018), seperti dikutip metrotvnews.com.

Menurut catatan ABMI total kerugian mencapai mencapai Rp50,25 miliar berdasarkan luasan lahan yang terendam dikali biaya yang sudah dikeluarkan petani untuk modal tanam.

Untuk tanaman bawang merah, petani membutuhkan biaya produksi Rp60 juta per hektare. Namun kerugian petani baru sekitar Rp30 juta per hektare karena tanaman baru berumur satu bulan saat banjir melanda. Kerugian petani bawang mencapai Rp29,85 miliar.

Sedangkan tanaman padi, modal per hektare dari mulai tanam hingga panen mencapai Rp12 juta. Kerugian petani saat banjir rata-rata Rp8 juta per hektare.

"Untuk tanaman padi tidak semua gagal panen, sehingga totalnya kerugian untuk tanaman padi hanya Rp20,4 miliar. Kalau bawang merah jelas gagal panen, karena bawang merah tidak tahan jika terendam air," jelasnya.

Ribuan hektare tanaman padi dan bawang merah yang terendam banjir, kondisi terparah dialami di wilayah kecamatan Wanasari. Tanaman padi terdampak mencapai 810 hektare dan bawang merah 270 hektare. Disusul wilayah Kecamatan Songgom dengan tanaman padi 560 hektare dan bawang 210 hektare, Kecamatan Jatibarang dengan tanaman padi 430 hektare dan bawang 175 hektare. Kecamatan Brebes dengan tanaman padi 860 hektare dan bawang 40 hektare .

"Saya berharap pemerintah bisa memberikan bantuan bibit agar petani bisabercocok tanam lagi,? ujarnya.

img
BeJo@21
EDITOR

KABAR TERBARU