Pilgub Jateng, Rhomahurmuzy : Tiga Kota Jadi Lumbung Suara PPP

  • Regional
  • 21 Feb 2018 | 06:27 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 246 kali
image
foto: beritajowo.com/dok

beritajowo.com / semarang - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Rhomahurmuzy optimistis, setidaknya ada tiga kabupaten yang akan menjadi lumbung suara dari kader partainya, bagi pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin dalam Pilgub Jateng 2018.

Tiga kabupaten tersebut adalah Rembang, Jepara serta Pekalongan. Tiga kabupaten tersebut teridentifikasi menjadi penyumbang suara signifikan bagi PPP dalam pagelaran Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2014 silam.

Selain tiga kabupaten tersebut, Romi juga percaya diri pasangan Ganjar-Yasin akan mendapatkan tambahan suara dari daerah yang selama ini menjadi basis kemenangan partai koalisi, PDI Perjuangan serta Golkar.?

Menurut Romi, berdasaran identifikasi internal yang dilakukan pihaknya, dari PPP saja pasangan Ganjar-Yasin disebutkan bakal meraih suara paling sedikit 2,3 juta. Gambaran itu berasal dari hasil Pileg Jateng tahun 2014 di mana PPP meraih 1,3 juta suara.

Selain itu, dari kelompok-kelompok sratregis Jateng yang saat ini digalang PPP, diyakini juga akan memberikan sumbangan suara 1 juta bagi pasangan Ganjar-Yasin pada Pilgub tahun 2018 ini.

?Isnya Allah akan ada tambahan 1 juta suara dari kelompok strategis yang kami galang, di antaranya sumbangan jaringan Gusdurian. Saya kira jika bicara jumlah, bisa lebih besar lagi dari 2,3 juta suara di Pilgub Jateng,? terang Romi di sela-sela mendampingi Sinta Nuriyah Wahid mengunjungi KH Maimun Zubaer, di Sarang Rembang, Selasa (20/2) siang.

Ia menyebut, momen kunjujungan Sinta Nuriyah ke Sarang merupakan bagian dari dukungan moril jaringan Gusdurian Jateng atas pencalonan putra KH Maimun Zubaer, Taj Yasin, sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jateng 2018.

?Sebagai pimpinan partai saya menyampaikan terima kasih atas dukungan Ibu Sinta Nuriyah dan Gusdurian. Kedua, ini adalah upaya merekatkan seluruh potensi warga NU Jateng berada di satu perahu dalam pengusungan Ganjar-Yasin,? ujarnya.

berwenang terhadap jaringan Gusdurian bukan dirinya, melainkan anak pertamanya, Alissa Wahid.
?
?Saya tidak punya Gusdurian. Punya saya yayasan yang bergerak menegakan keadilan bagi perempuan dan membela perempuan korban kekerasan. Gusdurian itu wilayah anak pertama saya,? tandasnya.?

img
BeJo@17
EDITOR

KABAR TERBARU