Buaya Ibu Wara Pernah Ditawar Rp 20Juta 

  • Regional
  • 20 Feb 2018 | 22:44 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 210 kali
image
foto: beritajowo.com/dok

beritajowo.com / pati - Wara Tribuwana warga Desa Jembulwunut, Kecamatan Gunungwungkal, Pati mengungkapkan, buaya peliharaannya yang akhirnya di evakuasi oleh BKSDA Jateng sebenarnya telah diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 2015.

Reptil besar itu direncanakan untuk menjaga terpidana kasus narkotika di Lapas, namun sampai saat ini belum diambil dan masih dititipkan di tempatnya.

Wara mengatakan, setelah resmi diserahkan kepada negara, dia mengaku tidak pernah mendapat bantuan untuk perawatan dan pemeliharaan. ?"Terus terang saja saya tidak mampu menyediakan tempat layak untuk buaya ini. Selain itu biaya pemeliharaannya juga mahal," paparnya.

Untuk sekali makan reptil yang dipelihara sejak 2001 itu, harus menyediakan enam ekor ayam dewasa setiap pekannya. Belakangan, buaya peliharaanya dua kali lepas dari kandang, sehingga dia menghubungi BKSDA Jateng.

Buaya tersebut menurutnya pernah diminati pengelola kebun binatang di Malang untuk menambah koleksi hewan. Namun, Wara tidak melepasnya meskipun diberi kompensasi Rp 20 juta karena telah diserahkan ke BNN.

Mengenai penempatan buaya itu, Arif menyatakan ada dua alternatif tempat. Tempat yang cocok untuk penitipan di kebun binatang Mangkang Semarang dan Banyuwangi.?

img
BeJo@17
EDITOR

KABAR TERBARU