Pegawai Maskapai American Airlines, Selamatkan Korban Humann Trafficking

  • Internasional
  • 19 Feb 2018 | 11:22 WIB
  • Oleh bejo25
  • Dilihat 165 kali
image
Foto.(istimewa)

Beritajowo.com // California - Seorang pegawai suatu maskapai di California di puji banyak orang.

Denice Miracle merupakan seorang pegawai di American Airlines, Bandara Internasional Sacramento di California.

Miracle tersebut dikabarkan telah menyelamatkan 2 gadis belia yang hampir saja jadi korban humann trafficking.

Ia tengah bertugas ketika 2 gadis berusia 17 dan 15 tahun mencoba untuk check in tanpa kartu identitas.

Dua gadis ini hanya membawa 2 tas kecil dengan tujuan New York.

Tiket yang mereka pegang merupakan tiket kelas satu yang dipesan oleh orang lain dengan menggunakan kartu kredit palsu.

Anehnya lagi, Dua gadis ini hanya memiliki tiket pergi tanpa tiket pulang. Miracle merasa ada hal yang tidak beres dengan dua gadis ini.

"Mereka hanya membawa tas kecil. Ini memnunjukkan seolah-olah mereka melarikan diri dari rumah. Mereka terus saling memandang dengan mata yang ketakutan dan cemas. Aku punya firasat bahwa ada yang tidak beres," ujar Miracle, dilihat dari News Australia, Senin (19/2/2018).

Miracle tak memperbolehkan dua gadis tersebut untuk naik ke pesawat. Kemudian ia menelpon polisi setempat dan menjelaskan situasinya.

Deputi Todd Sanderson tiba dan berbicara dengan gadis-gadis tersebut. Mereka memberitahu bahwa sebelum ini mereka berkenalan dengan seseorang bernama Drey di Instagram.

Drey menawari mereka USD 2000 atau sekitar Rp 27 juta untuk terbang ke New York selama akhir pekan. Drey mengajak dua gadis tersebut untuk menjadi model dan fitur dalam video musik.

Gadis-gadis tersebut tidak memberi tahu orang tua mereka tentang perjalanan mereka. Mereka bahkan juga terkejut bahwa tiket mereka hanya untuk satu kali perjalanan dan tidak kembali.

Sanderson memuji Miracle karena pemikirannya yang cepat.

Akun Instagram Drey dengan cepat dihapus dan telepon dari gadis tersebut juga tidak diangkat oleh Drey.

Gadis-gadis itu berhasil berkumpul kembali dengan orang tua mereka.

img
BeJo@25
EDITOR