Tahta Mugabe di Zimbabwe Terguling Setelah 37 Tahun Berkuasa

  • Internasional
  • 16 Nov 2017 | 17:53 WIB
  • Oleh bejo25
  • Dilihat 149 kali
image
foto. (istimewa)

HARARE,?Beritajowo.com - Setelah berkuasa di Zimbabwe sejak 1980,kekuasaan Presiden Robert Mugabe akhirnya berakhir di tangan militernya sendiri.

Melemahnya kekuasaan Mugabe sebenarnya sudah lama terasa,tetapi puncaknya terjadi pada 6 November lalu saat Wapres Emmerson Mnangagwa dipecat.

Pemecatan tersebut di sinyalir untuk?memuluskan jalan Grace Mugabe (52) menjadi presiden berikut Zimbabwe.Harian pemerintah (Chronicles) menerbitkan berita tuduhan Mnangagwa dan pendukungnya berencana menggulingkan Mugabe dari jabatannya.

Pasca pemecatan dirinya,Mnangagwa meninggalkan Zimbabwe diduga dia kabur ke Afrika Selatan.Namun sebelumnya dia berjanji akan kembali ke Zimbabwe untuk memimpin partai Zanu-PF.

Saat Panglima AD Jenderal Constantino Chiwenga memperingatkan militer akan melakukan intervensi untuk menghentikan pembersihan para rival Mugabe di tubuh partai Zanu-PF pada 13/11/2017.

Di sis lain ternyata Mnangagwa mendapatkan dukungan dari para veteran perang kemerdekaan Zimbabwe karena diketahui Mnangagwa memiliki kedekatan dengan militer karena pernah menjadi menteri pertahanan dalam pemerintahan Mugabe.

Lalu pada 14/11/2017 konvoi tank militer menuju pinggiran ibu kota Zimbabwe,Harare.

Dan terjadilah baku tembak di dekat kediaman Mugabe.

Diperkirakan telah terjadi kudeta,Namun pihak militer membantah telah melakukan kudeta,hal tersebut di tegaskan lewat pidato yang disampaikan lewat televisi.

Militer hanya berdalih merekan hanya mengincar para penjahat di sekitar Mugabe.??? ?

Kendaraan-kendaraan militer Zimbabwe mulai menduduki sejumlah ruas jalan utama di Harare pada 15/11/2017 pagi hari.

dan di hari yang sama pemerintah bahwa lewat telepon Mugabe mengatakan kepada Presiden Jacob Zuma bahwa dia menjadi tahanan rumah tetapi kondisinya baik.Afrika Selatan lalu mengirimkan dua utusannya ke Zimbabwe.

Sementara,Uni Eropa mendesak penyelesaian damai krisis politik di Zimbabwe.

img
BeJo@25
EDITOR

KABAR TERBARU