Arab Saudi Bantah Paksa Hariri Mundur

  • Internasional
  • 16 Nov 2017 | 12:31 WIB
  • Oleh bejo25
  • Dilihat 52 kali
image
foto. (istimewa)

Beritajowo.com - Pemerintah Arab Saudi lewat Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia,Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi di Jakarta, Rabu (15/11),membantah tudingan telah memaksa mantan Perdana Menteri Lebanon,Saad Al-Hariri,mundur dari jabatannya pada Sabtu pekan lalu hingga memicu pergolakan politik di negara yang berbatasan dengan Suriah itu.

Ini merupakan masalah internal mereka yang harus mereka selesaikan sendiri.

Komentar itu diutarakan Al Shuaibi menanggapi pernyataan Hizbullah yang menuduh Saudi memaksa Hariri mundur dari jabatannya.

Hizbullah merupakan kelompok politik yang memiliki pengaruh cukup besar di Lebanon dan didukung Iran,rival Saudi.

Diketahui Hariri mendeklarasikan keputusannya itu ketika dirinya berada di Riyadh. Melalui saluran televisi nasional Saudi, Hariri menyatakan mengundurkan diri sebagai orang nomor satu di Lebanon karena merasa nyawanya tengah terancam.

Hariri saat itu mengatakan ia bersama istrinya merasa sedang menjadi target pembunuhan yang direncanakan Hizbullah, meski tanpa menjelaskan bukti konkret.

Dia merasa iklim politik di negaranya belakangan ini serupa dengan atmosfer yang terjadi sebelum sang ayah,Rafik Al-Hariri,tewas.

Sementara Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan tidak akan menyetujui permohonan pengunduran diri Hariri sebelum ia pulang dan menjelaskan alasannya.

Aoun bahkan menganggap deklarasi pengunduran Hariri pekan lalu itu adalah sebuah pernyataan yang dibuat-buat Riyadh.Saudi juga dituduh menghalang-halangi Hariri untuk pulang ke negaranya.

img
BeJo@25
EDITOR

KABAR TERBARU