Rokok Elektrik Vape Mengandung Narkoba

  • Nasional
  • 01 Nov 2017 | 16:15 WIB
  • Oleh bejo25
  • Dilihat 172 kali
image
foto. (istimewa)

Beritajowo.com - Dewasa ini fenomena rokok elektrik tengah mewabah di masyarakat. Rokok yang diisap mengeluarkan uap ini digemari kalangan tua muda, bahkan sudah menjadi lifestyle (gaya hidup) kaum urban.Rokok tersebut dikenal dengan nama vapor, sedangkan para penikmatnya disebut vaporizer. Vapor digadang-gadang mengandung kadar nikotin yang lebih rendah dibanding rokok tembakau.

Sebagai pemanis, liquid atau cairan pengisi vapor tersedia dengan aneka rasa.Sayangnya, fenomena tersebut disusupi oleh orang tidak bertanggung jawab dengan mencampur narkoba di dalam liquid.

Polisi mengungkap kasus peredaran cairan rokok elektrik (liquied Vape) yang diduga mengandung narkotika jenis ganja berasal dari Belanda.Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol John Turman Pandjaitan mengatakan, penangkapan itu berdasarkan laporan warga soal adanya kecurigaan terhadap bisnis liquid vape mengandung ganja di Bali.

"Ini suatu yang tidak dilarang di Belanda, tapi begitu masuk Indonesia, hasil laboratorium ini mengandung cannabinoid atau cannabis (ganja)," tutur John di Kantor Dittipid Narkoba Polri, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Rabu (1/11/2017).

Terbongkarnya kasus ini berawal dari seorang penyelidik yang mencoba memesan melalui penjual berinisial MGL, yang memang memasarkan produknya secara online.Berkerjasama dengan Bea Cukai untuk memantau,Maka terungkap kasus cairan rokok elektrik sebanyak 4.140 mililiter.Sementara, satu orang lagi berinisial D masih dalam pengejaran.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 113 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) lebih subsider Pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana hukuman mati, penjara seumur hidup penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun.

img
BeJo@25
EDITOR

KABAR TERBARU