Korupsi di Israel Era Netanyahu

  • Internasional
  • 15 Nov 2017 | 10:09 WIB
  • Oleh bejo25
  • Dilihat 93 kali
image
foto. (istimewa)

Beritajowo.com - Jajak pendapat di Israel Juli lalu menyebutkan mayoritas warga masih akan memilih Benjamin Netanyahu sebagai perdana menteri meski jika dia terbukti korupsi.Pengamat dan penulis kolom,Akiva Eldar menanggapi tetap populernya? Netanyahu meski dia dituduh korupsi dan polisi mengatakan sudah punya cukup bukti buat mendakwanya.Dia menambakan bahwa tak lama lagi warga Israel akan kembali memilih pelaku kriminal sebagai pemimpin dan mempertaruhkan nasib mereka di pundaknya.

Menurut penulis kolom Alex Roy di The Times of Israel mengatakan fakta bahwa Netanyahu masih punya kans untuk kembali jadi perdana menteri memperlihatkan betapa sudah korupnya kita,dan Israel sudah menjadi negara yang terbiasa dengan koruptor karena setiap perdana menteri sebelumnya,selama 25 tahun belakangan,pernah dituntut kasus rasuah.

Korupsi di era Netanyahu massif di hampir semua lini kehidupan,baik di jajaran pegawai negeri,perwira militer, pengacara, dan konglomerat.Netanyahu tersa ngkut kasus 'File 1000' yang menyatakan dia dan istrinya menerima hadiah uang dalam jumlah banyak dari produser ternama Hollywood, Arnon Milchan, sebagai imbalan atas bantuannya selagi menjabat perdana menteri.

Ada lagi'File 2000' tau skandal Yisrael Hayom.Dalam kasus ini Netanyahu membuat kesepakatan rahasia dengan penerbit harian'Yedioth Ahronoth,Arnon Mozes.Dalam kesepakatan itu Yedioth setuju menyetop pemberitaan yang mengkritik kebijakan Netanyahu dan sebagai imbalannya mereka dijanjikan surat kabar saingan,'Yisrael Hayom',akan diturunkan penjualannya.

Masih ada lagi File 3000, yakni kasus pembelian kapal selam Jerman. Para pejabat militer yang merupakan orang dekat Netanyahu terlibat dalam pembelian kapal selam Jerman bernilai miliaran dolar Amerika. Namun pembelian itu sebetulnya tidak perlu dan dana pembelian itu mengalir secara rahasia ke sejumlah rekening pribadi.

?

?

?

?

?

?

?

img
BeJo@25
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU