PSIS Medical Department Vaksinasi Pemain dan Ofisial

  • Regional
  • 23 Mar 2020 | 06:14 WIB
  • Oleh sm.com
  • Dilihat 1758 kali
image
foto: istimewa

beritajowo.com / semarang - Untuk memastikan kondisi para pemain dan ofisial tetap bugar di tengah paparan virus korona yang tengah melanda tanah air, tim kesehatan PSIS memberi imunisasi kekebalan tubuh/vaksinasi kepada seluruh pemain juga ofisial. Bekerja sama dengan Klinik Kimia Farma Semarang, vaksinasi dilakukan di mes pemain yang terletak di Jalan Semeru, Semarang, Jumat (20/3) siang.

Dokter tim PSIS, Alfan Nur Asyhar mengatakan vaksinasi ini sebagai salah satu cara timnya menjaga kesehatan pemain selain pemberian masker, sarung tangan, dan penyemprotan disinfectant beberapa waktu lalu.

“Program ini vaksinasi hepatitis B dan influenza, hal ini sebagai salah satu cara PSIS Medical Department menjaga kondisi tubuh pemain supaya tetap sehat dan bugar dalam menjalani aktifitas sehari-hari,” ujarnya.

Vaksinasi Influenza dan hepatitis B merupakan agenda dari tim untuk pemain terkait merebaknya covid-19. Secara spesifik vaksin covid-19 sendiri belum ada tetapi tim kesehatan mengambil langkah cepat dan spesifik dengan vaksin influenza. Beberapa keuntungan dari vaksin ini antara lain membuat fungs i imun pemain terbentuk dari penyakit influenza karena gejala covid-19 ini juga hampir mirip influenza.

"Seringkali yang dihadapi di lapangan adalah beberapa pemain terserang flu sehingga harus menepi untuk rest dan terapi sehingga menghambat aktifitas latihan dan pertandingan terkait kesehatan dan kebugarannya. Apalagi ketika pemain ini masuk dalam pemain kunci dalam tim.
Untuk hepatitis B sendiri berguna melindungi fungsi hati/liver pemain dari berbagai patogen baik virus/bakterial. Karena faktor resiko berkumpulnya pemain dalam satu mess/komunitas dengan berbagai status kesehatan dan perilaku kesehatan yang berbeda ini merupakan hal yang wajib diwaspadai penularan infeksius jika tidak di antisipasi," bebernya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Dokter AL ini memilih melakukan vaksinasi karena saat ini tidak sembarang orang bisa tes Korona di rumah sakit karena terbatasnya alat yang tersedia.

“Jadi kenapa kami belum tes Korona karena tidak sembarang orang bisa langsung tes. Syarat setiap orang yang harus tes adalah orang-orang yang memiliki gejala dan mereka memang harus diprioritaskan,” pungkasnya.

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU