Disnak Keswan Jajagi Sweeping Antispasi Peredaran Obat Hewan Ilegal

  • Nasional
  • 27 Nov 2019 | 14:59 WIB
  • Oleh ADV
  • Dilihat 286 kali
image
Lalu M Syafriadi (tengah) bersama Eko Nugroho MBA (dua dari kanan) dan para peserta Temu Evaluasi. (foto dok)

Beritajowo.com, UNGARAN - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Jawa Tengah sedang menjajagi kemungkinan untuk melakukan sweeping ke toko-toko yang menjual obat-obat hewan yang ditengarai ilegal. Karena dewasa ini pihaknya sering mendapat laporan atas banyaknya kasus obat tak berizin yang beredar di pasar.  

"Memang kami belum tahu bagaimana pola dan teknis tindakkan sweeping nanti, apakah perlu melibatkan unsur kepolisian atau tidak. Tapi kemungkinan sweeping tetap perlu," kata Lalu M Syafriadi, Kepala Disnak Keswan pada acara Temu Evaluasi Peredaran Obat Hewan Ilegal di kantornya, Rabu (27/11).

Menurut dia, pertumbuhan populasi ternak di Jateng cukup tinggi, sehingga akan memberi efek positif bagi pertum buhan ekonomi di provinsi ini. Tapi di sisi lain, peningkatan peredaran obat ilegal itu sejajar dengan perkembangan obat hewan. "Karena ini menjadi kebutuhan yang tak lepas dari proses produksi dan memikiki peluang bisnis yang besar, sehingga ada juga oknum yang menyalahgunakan dengan mengedarkan obat secara ilagal," katanya.

Ilegalitas itu masih kata Lalu MS sangat merugikan produsen yang telah bersusah payah mengurus izin dan juga masyarakat konsumen karena mereka dilayani dengan obat yang belum teruji kualitasnya. Acara temu evaluasi itu dihadiri oleh para produsen yang tergabung dalam ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia). Hadir juga Eko Nugroho MBA, selaku CEO PT Eka Farma dan stafnya Daniel J Siahaan yang mendukung penuh upaya dinas untuk mencegah maraknya obat hewan ilegal.

img
BeJo@22
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU