Melalui SmartPoint, Ketertinggalan Digitalisasi akan Terkejar 

  • Regional
  • 19 Nov 2019 | 12:21 WIB
  • Oleh ADV
  • Dilihat 422 kali
image
Saat FGD SmartPoint bersama kepala sekolah PAUD, TK dan SD. (foto dok)

Beritajowo.com, UNGARAN - Dalam dunia pendidikan, Dreamlight World Media (DWM), melalui SmartPoint terus melakukan terobosan signifikan untuk mengakomodasi semua tuntunan zaman dalam dunia pendidikan. Agendanya adalah forum group discusion (FGD) secara berkala pada 18 institusi PAUD, TK dan SD di Desa Bandarejo Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Kegiatan itu merupakan bagian dari program transformasi digital untuk 18 institusi PAUD, TK dan SD se Desa Bandarejo Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, sebagai proyek percontohan nasional.

Bram Sefriady dari SmartPoint mengatakan, "Sekarang ini kita sedang mengejar untuk perubahan era serba digit al itu, sementara dari 32 negara di dunia, negara-negara telah siap adalah Singapura, Amerika, Swedia, Belanda dan Swiss,"

Indonesia sekarang ini, demikian lanjut Bram Sefriady, "Kini kita sedang mengejar untuk perubahan era yang serba digital itu. Perkembangan transformasi digital edukasi di Indonesia sudah terlalu cepat, dikhawatirkan mereka yang di daerah tidak bisa mengejar, sehingga akan terus tertinggal," katanya dalam siaran persnya Senin(18/11). 

Belum lama ini SmartPoint telah melakukan uji coba tele-sharing di beberapa sekolah dalam satu jaringan yang terkoneksi, antara lain di SDIT Assalamah, TK Bandarjo 2, SD Wujud Kasih dan TK Bina Citra Cendekia. Serta akan menyusul sekolah-sekolah lain. 

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU