Guna Riset Vaksin Kelinci, FKH UGM Mengajak PT Eka Farma

  • Regional
  • 04 Nov 2019 | 13:52 WIB
  • Oleh ADV
  • Dilihat 274 kali
image
Drh Penny Humaidah saat memberikan paparannya. (foto dok).

Beritajowo.com, SEMARANG - Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta mengajak  PT Eka Farma Semarang dalam proyek riset vaksin untuk kelinci. Dipilihnya produsen obat hewan yang ada di Semarang itu, karena Eka Farma merupakan perintis obat dan pakan hewan di Indonesia. Bentuk pelibatan itu antara lain terlihat pada acara kunjungan tim FKH UGM pada Sabtu (2/11) di Ungaran dan Semarang.

"Kami memproduksi vaksin dan kami memiliki teknologinya, kemudian PT Eka Farma akan masuk dalam kegiatan riset dan juga akan melakukan tanggungjawab penuh atas pemasaran produk hasil riset termasuk studi daya serap pasar, branding product, dan studi penentuan harga pasar," kata drh Penny Humai dah dari FKH UGM. Ia didampingi drh Sigit Prastowo (UNS), dan drh Widagdo (FKH UGM).

Agenda itu berupa paparan dan visitasi proyek riset bersama UGM - PT Eka Farma untuk produk Gamaccoci-R yang merupakan vaksin eimeria Spp (coccidiosis) pada kelinci pedaging, sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan dengan difersifikasi daging. "Produk vaksin untuk kelinci ini resmi akan beredar pada tahun 2002," lanjut Penny Humaidah.

Mengacu pada data FKH UGM, kebutuhan produksi vaksin berdasarkan jumlah populasi kelinci di Indonesia, dengan total permintaan per tahun (asumsi minimal) yaitu sebanya 7.200 dosis. Tim selain berkunjung ke Dreamlight World Media, Ungaran, juga mengunjungi drh. Nugroho Animal Center dan pabrik obat PT Eka Farma di Banyumanik.

img
BeJo@22
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU