Bangsa akan Maju Jika Berilmu dan Berkeahlian

  • Regional
  • 28 Okt 2019 | 05:58 WIB
  • Oleh sm.com
  • Dilihat 362 kali
image
foto: istimewa

beritajowo.com / SEMARANG - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof dr Haidar Nashir kembali mengingatkan tentang  pentingnya pendidikan di Indonesia. Dikatakannya, bangsa akan maju jika warganya berilmu dan berkeahlian.

Hal ini disampaikannya saat mengisi tausiah Jateng Bermunajat dan Gebyar Muktamar di Lapangan Simpanglima, Sabtu (26/10) malam. Ini merupakan pembukaan Olympic Achmad Dahlan (OlympicAD) Nasional VI yang digelar Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Tema OlympicAD Nasional VI ini yakni ''Membangun Sinergi dalam Mewujudkan Pendidikan Muhammadiyah yang Berkemajuan di Era Revolusi Industri 4.0''. Acara berlangsung di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) pada Sabtu sampai Senin (26 - 28/10), diikuti 8.490 peserta, terdiri dari 7.045 siswa dan 1.445 guru.  

''Selain itu, Iman dan takwa juga tidak boleh hilang dari Indonesia. Muhammadiyah akan menjadi contoh pendidik akhlak. Dalam hal apapun sebarkan nilai-nilai akhlak,'' ujar Haidar Nashir.

Dalam acara yang dihadiri sekitar 50 ribu orang itu, Haidar ingin membawa dimensi bermunajat ini pada dimensi Muhammadiyah dalam berbangsa dan bernegara. Harus menjadi golongan umat yang memperoleh kebahagiaan sejati, kemenangan sejati, yang semua itu tidak bisa diperoleh tanpa gerakan dakwah.

''Harus menjadi umat terbaik. Ciri-cir i umat terbaik yakni moderat, tidak ekstrem dalam beragama dan berjuang dalam kemujuan bangsa,'' imbuhnya.

Konstribusi

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang membuka acara itu menuturkan, Pemprov Jateng membuka ruang yang sangat besar untuk kontribusi Muhammadiyah bagi Jateng pada khususnya dan Indonesia. Ini waktunya untuk membangun manusia dan kebudayaan, serta mengembangkan SDM yang unggul.

''Sebelumnya, beberapa terlibat politik praktis, sehingga terbelah karena ada cebong dan kampret yang seakan-akan tak selesai. Hari ini sudah dituntaskan dan diselesaikan. Semuanya sudah bersalaman. Semuanya mari mendukung bangsa ini menjadi lebih maju,'' imbuh Ganjar Pranowo.

Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, Prof Baedowi menyampaikan, melalui acara OlympicAD Nasional VI ini diharapkan bisa memotivasi siswa dan guru Muhammadiyah. Harapannya, dapat mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang moderen, unggul, mencerahkan, berkemajuan.

Dia menjelaskan, OlympicAD Nasional VI ini diamanahkan kepada Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, dengan tempat penyelenggaraan di Unimus Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan pada 26-28 Oktober 2019, diikuti oleh siswa-siswa dari Sekolah/Madrasah yang berprestasi dari seluruh provinsi di Indonesia.
''Ini sebagai ajang kompetisi untuk meraih prestasi di Tingkat Nasional,'' ungkapnya.

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU