Pria Beresiko Kena Kanker Payudara

  • Info Publik
  • 28 Okt 2019 | 05:56 WIB
  • Oleh sm.com
  • Dilihat 299 kali
image
foto: istimewa

beritajowo.com / SLEMAN -Kanker payudara menjadi momok bagi kaum perempuan. Tren pun kini beralih. Pembunuh terbesar bukan lagi penyakit menular, melainkan penyakit degeneratif seperti kanker dan stroke.
 
Lebih mencengangkan, kanker payudara tidak hanya diderita oleh wanita tapi juga laki-laki. Sekitar satu persen penderita penyakit itu diketahui berjenis kelamin pria. 
Dokter bedah umum RS JIH Shinta Vembriana menjelaskan, ada beberapa faktor penyebab antara lain mutasi gen, riwayat keturunan, dan bobot badan yang berlebih. "Gejala kanker payudara pada pria sama dengan perempuan," katanya saat acara healthy talk di lobi timur gedung B RS JIH, Minggu (27/10).
 
Dia menekankan pentingnya deteksi dini melalui langkah pemeriksaan payudara sendiri maupun secara klinis. Ketahanan hidup penderita kanker diklaim dapat meningkat hingga 90 persen apabila gejalanya diketahui sejak awal.
 
Adapun gejala kanker payudara diantaranya muncul benjolan, perubahan tekstur kulit, muncul luka yang tidak kunjung sembuh, dan keluar cairan ber bau dari puting.
Bagi perempuan, waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan payudara adalah 7-10 hari setelah hari pertama periode menstruasi. Faktor resikonya cukup banyak. Selain ada catatan riwayat keluarga, resiko lainnya adalah pernah menjalani operasi tumor jinak, tidak menyusui, pernah menjalani pengobatan hormonal dalam waktu lama seperti pemakaian pil KB atau injeksi selama lebih dari 12 tahun. 
 
"Wanita yang hamil pertama lebih dari 30 tahun juga beresiko menderita kanker payudara," ujar Shinta.
Ketua JIH Women Association Retno Pangastuty Hartana mengatakan, kegiatan ini rutin diadakan tiap tahun dalam rangka memeringati bulan kesadaran kanker payudara. Event tahun ini adalah kali ketiga.
 
"Kami selalu menggandeng komunitas lovepink yaitu komunitas para survivor kanker payudara," katanya.
Presiden Direktur RS JIH Mulyo Hartono berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini kanker payudara. Jika diketahui sedari awal, pasien bisa mendapatkan hasil pengobatan yang jauh lebih baik.
img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU