Muhadloroh MAN Purworejo, Ekspresikan Prestasi Melalui Dakwah dan Seni Islami

  • Regional
  • 29 Sep 2019 | 18:35 WIB
  • Oleh sm.com
  • Dilihat 798 kali
image
foto: Suaramerdeka/dok

beritajowo.com / PURWOREJO – Sebagai salah satu upaya pengembangan bakat dan peningkatan pendidikan karakter siswa, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Purworejo mengadakan kegiatan Muhadloroh Tahun 2019.

Ajang tahunan ini menjadi momentum yang ditunggu-tunggu oleh para siswa, karena selain untuk menampilkan bakat seni, mereka juga dapat beradu kehebatan dalam bidang akademik, khususnya ilmu-ilmu keagamaan, seperti Al-Qur’an Hadis, fiqih, aqidah akhlak, sejarah kebudayaan Islam, dan bahasa Arab.

“Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter siswa, sehingga mereka dapat berperan aktif dalam kehidupan sosial keagamaan, mengembangkan syiar Islam dengan santun dan tasamuh serta berkompetisi untuk menguasai pengetahuan agama, bahasa, dan sains,” ungkap Ketua Panitia Muhadloroh Tahun 2019, Miftahudin MPd, Kamis (26/9).

Dalam kegiatan yang berlangsung Senin hingga Sabtu (23-28/9) ini diperlombakan empat cabang lomba. Meliputi Nasyid untuk kelas X, XI dan XII; Lomba Cerdas Tangkas (LCT) untuk kelas X, XI dan XII; Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) untuk kels X, serta Nada-Dakwah untuk kelas XI dan XII.

Miftahudin mengatakan, MAN Purworejo telah menjadikan kegiatan Muhadloroh sebagai program unggulan Madrasah. Melalui kegiatan ini, Madrasah lebih mudah untuk membentuk karakter siswa, seperti semangat belajar, gotong royong, toleransi, disiplin, dan lainnya.

“Melalui kegiatan Muhadloroh, para siswa berlatih untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan, yang sangat bermanfaat untuk membekali siswa dalam menghadapi persoalan kehidupan bermasyarakat, seperti kemampuan public speaking, mengelola organisasi, bahkan menggerakkan masyarakat,” tuturnya.

Berbeda dari tahun-tah un sebelumnya, Muhadloroh Tahun 2019 ini dilaksanakan indoor, karena pada tahun ini MAN Purworejo telah memiliki aula. Dengan demikian, Muhadloroh 2019 ini lebih meriah karena semua siswa terkumpul penuh dalam satu ruangan di aula.

Selain itu, cabang yang diperlombakan juga ada yang baru, yakni Nada dan Dakwah. Pada cabang lomba ini, peserta dari kelas XI dan XII mengkreasikan antara syi’ar/dakwah dan syair/lagu. Peserta diberikan tema secara acak, seperti walimatul hajj, walimatut tasmiyah, Maulid Nabi, halal bi halal, Idul Qurban, dan lain-lain.

“Dengan memakai kostum dan memperagakan adegan yang sesuai dengan tema, para siswa tampak profesional dan siap menghadapi moment yang sesungguhnya di masyarakat,” kata Miftahudin.

Selain memberikan penghargaan kepada para juara dari masing-masing cabang lomba, Panitia juga mempersiapkan trophy untuk juara umum. Pada Muhadloroh tahun sebelumnya, peraih juara umum adalah Kelas X Keagamaan 2. Sedangkan tahun ini, imbuh Miftahudin, tampaknya persaingan antar kelas semakin ketat untuk merebut gelar juara umum tersebut.

“Harapan dari panitia, agar para siswa benar-benar memanfaatkan moment Muhadloroh ini dengan sebaik-baiknya. Tidak hanya itu, para siswa juga dapat mengambil berbagai pengetahuan dan keterampilan dari berbagai kegiatan yang menjadi cabang lomba dalam Muhadloroh,” imbuhnya.

Salah satu siswa, Muthi’atun mengungkapkan, para siswa sangat antusias dan bersemangat dalam mempersiapkan dan mengkondisikan timnya untuk tampil secara maksimal dalam Muhadloroh ini , tak terkecuali juga para suporter. “Para suporter bahkan membuat caption-caption menarik untuk menambah semangat tim yang didukung,” kata siswa XI MIPA 1 ini.

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU