Warga Berharap Temuan Candi Ditindaklanjuti

  • Regional
  • 29 Sep 2019 | 17:45 WIB
  • Oleh sm.com
  • Dilihat 311 kali
image
foto: Istimewa

beritajowo.com / BUMIAYU – Warga berharap pihak terkait menindaklanjut penemuan struktur bangunan candi di Dukuh Kalipucung, Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Brebes. Namun, hingga kini belum ada respons padahal temuan candi berpotensi menjadi wisata cagar budaya.

Struktur bangunan candi yang ditemukan pada Juni itu di antaranya berupa 12 umpak, arca dwarapala dan makara. Selebihnya diduga masih tertimbun dalam tanah. Umpak merupakan batu fondasi, lalu arca Dwarapala adalah patung penjaga candi, sedangkan makara adalah ornamen berbentuk mahkluk dalam mitologi Hindu.

Salah seorang warga, Busyro mengemukakan, hingga kini belum respons pemerintah untuk menindakdaklanjut  temuan itu. ‘’Setelah penemuan itu, BPCB Jateng sudah datang, lalu disusul Balai Arkeologi Yogyakarta. Tapi sampai sekarang belum ada tindaklanjut lagi," kata Busyro

Menurutnya, selur uh benda peninggalan sejarah yang sudah ditemukan masih berada di lokasi candi. Sejumlah masyarakat juga masih berdatangan untuk melihat benda benda peninggalan sejarah tersebut.

"Kalau ditanya apa harapan warga, tentu kami ingin penemuan candi ini ditindaklanjuti. Ini bisa menjadi potensi wisata cagar budaya yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata dia.

Sekretaris Desa Galuhtimur Muhajir mengatakan hingga kini belum ada informasi lebih lanjut tentang penemuan struktur candi tersebut. "Kami masih menunggu informasi baik dari BPCB Jateng maupun Balai Arkeologi Yogyakarta," ujarnya. 

Sebelumnya,  Balai Arkeologi Yogyakarta memastikan temuan struktur bangunan adalah candi abad 5 atau sebelum masa Hindu dengan awalnya berbentuk punden.  Setelah memasuki masa Hindu antara abad ke 7 dan ke 8, bangunan punden tersebut lalu di bangun ulang menjadi candi.

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU