Jajagi Program Digital Literasi, Warung Pasinaon Mulai Bersiap Diri  R8

  • Nasional
  • 14 Jul 2019 | 22:34 WIB
  • Oleh ADV
  • Dilihat 175 kali
image
Tirta Nursari (kiri) bersama para siswa belajar. (foto dok)

Beritajowo.com, UNGARAN - Mengembangkan budaya literasi digital, kini sedang menjadi fokus Taman Baca Masyarakat (TBM) Warung Pasinaon (Wapas), sebuah komunitas yang memiliki program edukasi di luar sekolah formal dan ditunjuk oleh kemendikbud sebagai salah satu penyelenggara Kampung Literasi di Indonesia. TBM Wapas ada di Bergas Lor, Kabupaten Semarang.

Kegiatan pengambilan gambar (shooting) yang melibatkan siswa belajar TBM Warung Pasinaon (Wapas) oleh tim Dreamlight World Media untuk program SmartPoint pekan lalu, menerbitkan keinginan pihak TBM Wapas untuk kerjasama yang lebih intens di bidang videografi dan dunia sinematografi secara umum.

"Kami ingin ada kelas videografi dengan narasumber dari Dreamlight. Karena prinsipnya kami memilik i visi sama, yakni bagaimana menjadikan anak-anak memanfaatkan gadget dengan bijak dalam bermain di ranah digital literasi," ujar Tirta Nursari, pendiri dan pengelola Wapas, Minggu (14/7).

TBM Warung Pasinaon berdiri 3 Juni 2007. Pertama kali muncul masuk 10 besar Eagle Award 2019.  Kemudian diliput Discovery Indonesia, Kick Andy Metro-TV Tupperware She Can (Trans 7), TV One, I-News, I-Net dan beberapa yang lain. Atensi para petinggi RI misalnya dari M Nuh (Menteri Diknas) dan Dirjen PAUDNI Prof Dr Lidya Freyani Hawadi.

"Kami telah memberdayakan penduduk sekitar sebagai warga belajar dari kalangan lansia yang akhirnya mereka terbebas dari buta baca tulis. Mereka pun pernah diundang oleh Ibu Linda Gumelar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Jakarta," kata Tirta Nursari.

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU