McMenemey: Striker Liga 1 Didominasi Pemain Asing, Indonesia Kekurangan Penyerang Tajam

  • Nasional
  • 08 Jul 2019 | 18:15 WIB
  • Oleh SPC
  • Dilihat 224 kali
image
foto: Istimewa

beritajowo.com/ Surabaya - Simon McMenemy punya banyak waktu mencoba beberapa pemain di Timnas Indonesia. Selama Juni dan Agustus, skuat Garuda tidak memiliki agenda pertandingan karena FIFA Match Day baru digelar lagi pada September.

Sejauh ini, Timnas Indonesia sudah melakoni tiga laga uji coba, yaitu melawan Myanmar, Yordania, dan Vanuatu. Belum banyak pemain muda yang mendapat kesempatan di Tim Merah Putih sejak ditangani McMenemy awal musim ini.

Dari skuat terakhir, pemain termuda yang masuk daftar adalah Awan Setho, kiper Bhayangkara FC, yang kini masih berusia 22 tahun. Selebihnya, pemain lain memang tidak masuk kriteria pemain kelompok usia di leven timnas.

Jika menilik banyak negara di Eropa, timnas mereka biasanya akan mencoba menurunkan pemain muda untuk regenerasi. McMenemy menilai pemain muda di Indonesia sebenarnya tetap mendapat kesempatan masuk ke timnya.

“Ini bukan soal ada kesempatan atau tidak. Masalahnya, kami harus membuktikan seperti melawan Yordania, kami harus menang. Kadang kalau Anda memainkan pemain muda, Anda tidak menjamin bisa menang, tapi Anda menjamin pengembangan. Kada ng, saya senang dengan itu,” kata McMenemy.

“Jadi, ini usaha mencapai keseimbangan yang sulit. Pengembangan dan kemenangan itu berat. Tidak banyak tim bisa melakukan itu. Pengembangan bisa lebih baik, tapi kadang hasil (pertandingan) agak kurang. Saya harus membuat kesalahan supaya belajar,” imbuh pelatih Timnas Indonesia asal Skotlandia tersebut. 

Sulit Cari Striker

Memberikan kesempatan pemain muda ini tidak bisa serta merta dilakukan oleh McMenemy saja. Tapi, seluruh pihak di PSSI hingga klub-klub peserta kompetisi harus mau memunculkannya untuk regenerasi pemain Timnas Indonesia.

Beruntungnya, Indonesia tidak pernah kehabisan stok pemain muda berkualitas. Bahkan, timnas kelompok usia juga mampu menjadi juara di Piala AFF. Berbeda dengan tim senior yang belum sekalipun meraih gelar turnamen antarnegara.

“Kadang, ini sulit. Untuk pemain muda di sini (mendapat kesempatan), khususnya striker, agak sulit karena (Liga 1) didominasi oleh pemain asing. Itu masalah yang harus kami selesaikan. Garuda Select bekerja dengan baik. Seperti Bagas (Kaffa), dia pemain yang bagus untuk masa depan,” ucapnya.   

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU