Rem Blong, Truck Muatan Elpiji Terjun ke Jurang

  • Regional
  • 04 Jul 2019 | 12:02 WIB
  • Oleh sm.com
  • Dilihat 227 kali
image
Foto: istimewa

beritajowo.com / TEMANGGUNG- Sebuah truk Mitsubishi Colt Disel bernomor polisi H-1588-VI pengangkut elpiji terjun ke jurang sedalam lima meter di Jalan Raya Kranggan-Nguwet, tepatnya di depan pabrik milik PT Awet Mas Temanggung, Selasa (2/7) lalu. Kecelakaan tunggal tersebut diduga lantaran pedal rem tak bisa dikembalikan, sehingga truk berjalan tanpa kendali hingga mengakibatkan masuk ke jurang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas kepolisian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30. Beruntung kecelakaan tersebut tidak menyebabkan jatuhnya korban, namun ada beberapa tabung gas elpiji berukuran 5 kilogram dan 12 kilogram yang bocor akibat benturan. Tabung terpaksa diturunkan, guna memudahkan proses evakuasi kendaraan maupun muatan tersebut.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Temanggung, AKP Dina Novitasari melalui Kepala Unit Laka Lantas Ipda Supriyono mengungkapkan, truk pembawa muatan elpiji tersebut dikemudikan Yunarko (28), warga Desa Jambu Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. "Truk masuk ke jurang sedalam lima meter sekitar pukul 14.30," ungkapnya.

Menurut dia, dalam kecelakaan tu nggal tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 20 juta. Kepada petugas, Yunarko mengaku dirinya  tidak mengantuk saat berkendara.

“Pada saat itu saya sedang berkendara seperti biasanya. Pada saat sampai di depan pabrik itu waktu saya injak rem, pedal remnya tidak mau kembali, sehingga tidak bisa dikendalikan,” ujar dia.

Atas kejadian tersebut truk meluncur bebas ke jurang se dalam lima meter. Truk bisa terhenti setelah masuk ke dalam parit. Untuk mengurangi beban kendaraan, puluhan gas elpiji terpaksa harus diturunkan dibantu sejumlah warga dan aparat kepolisian. Ipda Supriyono mengingatkan kepada semua pengendara agar selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum berkendara, agar kecelakaan bisa dihindari.

“Selalu cek kondisi kendaraan sebelum berkendara, jangan lupa membawa surat kelengkapan berkendara, serta utamakan keselamatan sebagai kebutuhan.” tutup  Supriyono. Selain itu, pengendara juga diharapkan mengutamankan selamat dari pada memacu kendaraan maupun mengemudi dalam kondisi mengantuk, apalagi sampai dalam pengaruh alkohol. Hal itu jangan dilakukan. 

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU