Banyak Beredar Obat Hewan Palsu, Pelaku Usaha Diminta Waspada

  • Regional
  • 12 Jun 2019 | 01:39 WIB
  • Oleh ADV
  • Dilihat 301 kali
image
Kepala Disnakkeswan Jateng Lalu M Syafriadi (kiri) dalam temu komunikasi pelaku usaha obat hewan. (foto dok)

BeritaJowo.com, SEMARANG - Kepala Disnakkeswan (Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan) Provinsi Jawa Tengah Lalu M Syafriadi mengajak seluruh produsen obat hewan, untuk mewaspadai peredaran obat hewan palsu yang dari waktu ke waktu meresahkan para pelaku usaha obat hewan.

"Hal itu mengingat karena tahun ini penjualan obat hewan terus meningkat. Maka saya berharap para produsen obat agar selalu menjaga dan mempertahankan kualitas dengan baik agar konsumen juga terjamin," kata Lalu M Syafriadi dalam acara Temu Komunikasi Informasi Edukasi Pengawasan Obat Hewan di kantor Disnakkeswan Selasa (11/6).

Acara yang juga memanfaatkan momentum halal bihalal itu, diikukti oleh para pelaku usaha obat hewan produsen dan semua pihak yang terkait dengan bidang kesehetan hewan. Pada kesempatan itu disampaikan pula materi tentang Anti Growth Promotor (AGP) oleh Brigita dari Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Jawa Tengah.

Menyikapi masih maraknya peredaran obat hewan palsu, Daniel Parulian Siahaan, wakil pelaku usaha obat hewan dari PT Eka Farma mengatakan, "Untuk itu kami selalu menjaga kualitas bahan baku obat. Registrasi obat terus dilakukan dan selalu memperhatikan perkembangan dunia peternakan dan kesehatan hewan," kata Daniel. Bahkan, masih kata Daniel Siahaan, pihaknya tak hentinya terus melakukan penyuluhan dan seminar kepada para peternak. Itu dilakukan oleh tim dokter hewan PT Eka Farma Semarang. 

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU