KPK Kembali Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Menteri Jonan

  • Nasional
  • 16 Mei 2019 | 14:10 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 336 kali
image
foto(istimewa)

beritajowo.com // jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan kembali memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, Jonan rencananya akan diperiksa sebagai saksi untuk dua tersangka, yakni Direktur Utama nonaktif PT PLN Sofyan Basir dan pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal, Samin Tan.

“Penyidik menjadwalkan ulang dan sudah membuat surat panggilan untuk rencana pemeriksaan pada hari Senin 20 Mei 2019. Jadi Senin depan, ya. Kami harap saksi bisa datang memenuhi panggilan penyidik pada hari Senin depan tersebut,” kata Febri saat memberikan keterangan kepada awak media di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2019.

Mengenai alasan dijadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Jonan, Febri menjelaskan, yang bersangkutan sedang ada perjalanan di nas ke berbagai negara.

“Kemarin malam, Kementerian ESDM mengirimkan surat pemberitahuan, saksi tidak bisa memenuhi panggilan penyidik, karena ada perjalanan dinas ke Eropa, Jepang dan Amerika Serikat,” ujarnya.

Sofyan dan Samin Tan dijerat oleh komisi anti rasuah dalam dua kasus yang berbeda. Namun, berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Eni Maulani Saragih dan pengusaha Johannes B Kotjo yang terkait suap PLTU Riau-1.

Untuk Samin Tan, KPK telah menetapkan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan suap kepada Eni Saragih.

Samin Tan diduga oleh KPK memberi suap Rp 5 miliar agar Eni membantu anak perusahaan milik Samin, PT Asmin Kolaindo Tuhup (AKT), yang sedang mengalami masalah Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) Generasi 3 di Kalimantan Tengah antara PT AKT dan Kementerian ESDM. 

img
BeJo@22
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU