Konsumsi Elpiji Naik 10 Persen Sepekan Ramadhan

  • Nasional
  • 16 Mei 2019 | 13:26 WIB
  • Oleh lip6
  • Dilihat 370 kali
image
foto(istimewa)

beritajowo.com // jakarta - PT Pertamina(Persero) mencatat, dalam satu minggu pertama Ramadan, konsumsi Elpiji 3 Kilo gram (Kg) di seluruh Indonesia mengalami kenaikan hingga rata-rata 10 persen dibandingkan kondisi normal. Lonjakan konsumsi ini dapat dipenuhi dengan baik oleh Pertamina.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas'ud Khamid mengatakan, konsumsi rata-rata harian Elpiji 3 Kg secara nasional adalah sekitar 21.269 Metric Ton (MT) per hari, dan selama 6-13 Mei 2019 konsumsi tersebut naik menjadi 23.338 MT per hari.

"Kenaikan konsumsi ini terlihat seiring dengan meningkatnya aktivitas memasak masyarakat. Kami pastikan Elpiji 3 Kg tersedia dengan cukup sesuai dengan kebutuhan masyarakat, karena selama Ramadan dan Idul Fitri ini kami menyiapkan tambahan pasokan hingga rata-rata 15 persen dari kondisi normal. Jadi stok di masyarakat sangat cukup sekali," kata Mas'ud, di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Untuk menjamin ketersediaan Elpiji 3 kg di masyarakat, Pertamina telah menyiagakan 33 ribu pangkalan siaga di seluruh Indonesia.

Hal ini penting supaya masyarakat tetap bisa mendapatkan Elpiji 3 kg dengan mudah di sekitarnya. Selain itu, Pertamina juga menyiagakan 539 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) .

Mas'ud mengungkapkan, jumlah agen dan pangkalan yang ditunjuk Pertamina untuk menjual Elpiji 3 kg sudah disesuaikan dengan peta kebutuhan di satu lokasi masyarakat. Hal ini karena status Elpiji 3 kg merupakan produk subsidi dari pemerintah, sehingga penyalurannya pun harus dilakukan dengan cermat.

"Elpiji 3 Kg adalah barang subsidi untuk masyarakat miskin, maka Pertamiba menghimbau masyarakat yang mampu untuk menggunakan Elpiji non subsidi seperti Bright Gas," tandasnya.

img
BeJo@22
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU