Temanggung Melaju Tiga Besar Penilaian PPD Nasional 2019

  • Nasional
  • 08 Apr 2019 | 15:06 WIB
  • Oleh sm.com
  • Dilihat 368 kali
image
foto: istimewa

beritajowo.com / TEMANGGUNG - Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Nasional 2019 melakukan verifikasi dan kunjungan lapangan untuk penilaian tahap V tingkat kabupaten PPD 2019, Jumat (5/4) lalu. Kunjungan tim penilai yang dipimpin Agustin Arry Yanna itu dilakukan, karena Kabupaten Temanggung telah lolos 10 besar penilaian PPD 2019, guna mengikuti seleksi ketiga besar.

Ketua Tim Penilai PPD Tingkat Nasional 2019, Agustin Arry Yanna menyebutkan,  penilaian PPD meliputi perencanaan, pencapaian, dan inovasi. Tiga hal itu sudah dinilai dalam lima tahapan dan sekarang berada di tahap kelima untuk verifikasi dan kunjungan lapangan. "Kalau dari sisi perencanaan dan pencapaian di dokumen sudah baik, tetapi perlu dilihat langsung," ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, Temanggung memang sudah masuk 10 besar, setelah melalui proses panjang. Semula terdapat 30 kabupaten yang diusulkan oleh provinsi secara perencanaan dilihat dalam dokumen rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) sudah terseleksi menjadi 18 besar. Kemudian diseleksi lagi menjadi 10 besar, sekarang 10 besar ini menuju tiga besar.

Dia menjelaskan, dalam proses penilaian pihaknya juga melibatkan perguruan tinggi, antara lain dari Institute Teknologi Bandung (ITB), Institute Pertanian Bogor (IPB), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Gadjah Mada (UGM ). Kemudian, ada juga kalangan profesional di bidang otonomi daerah dan kebijakan publik. Selain Temanggung, untuk Jawa Tengah yang maju seleksi tiga besar adalah Kota Semarang dan Pemprov Jateng.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Temanggung, Ripto Susilo mengungkapkan, Temanggung masuk penilaian tiga besar perlu disyukuri, yang paling penting adalah PPD ini yang dinilai tidak hanya perencanaannya saja, tetapi juga hasil-hasil yang sudah dicapai termasuk inovasi. "Menurut saya luar biasa, terima kasih sekali," ujarnya.

Menurut dia, rasa terimakasih itu tidak hanya dengan Bappeda, tetapi seluruh perangkat perencanaan, proses mulai dari musrenbang desa, musrenbang kecamatan, seluruhnya ada nilainya termasuk tingkat kehadiran pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) juga ada nilainya. Menurutnya penilaian tahap satu sampai tahap empat itu luar biasa.

Hal itu karena melibatkan tim penilai dari lima perguruan tinggi negeri, Bappenas, Setkab, dan Kemendagri. "Ini betapa kerja keras kita bersama, mulai tingkat desa dan kelurahan, kecamatan melakukan musrenbang dan proses itu dinilai semua. Itulah hasil kerja sama kita semua, semoga saja menjadi lebih baik dan perencanaan yang baik kalau tidak dilaksanakan dengan baik maka akan sia-sia," katanya. 

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU