Pedagang Pasar Legi Tolak direlokasi ke Tempat Baru

  • Nasional
  • 18 Mar 2019 | 15:49 WIB
  • Oleh bejo25
  • Dilihat 141 kali
image
foto.(istimewa)

beritajowo.com // Jombang - Pemkab Jombang menawarkan relokasi terhadap puluhan pedagang di Pasar Legi yang kiosnya terbakar. Namun, tawaran ini ditolak oleh para pedagang.

Bupati Jombang Mudjidah Wahab mengatakan, jumlah kios yang terbakar sebanyak 32 unit. Separuh dari kios yang terbakar terletak di dalam pasar, Jalan Seroja, Desa/Kecamatan Jombang.

Sebelum kebakaran terjadi, Mudjidah mengaku akan menertibkan kios-kios di Pasar Legi.

Rencananya, para pedagang di pasar tradisional ini akan direlokasi ke pasar yang sudah dibangun di Tembelang, tepatnya di sebelah selatan kantor Kecamatan Tembelang.

Dia menjelaskan, Pasar Legi selama ini dikelola paguyuban yang bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jombang.

Lahan yang ditempati menyewa milik PT Kereta Api Ind onesia (KAI). Sehingga tak ada retribusi yang masuk ke kas daerah.

Oleh sebab itu, Pemkab Jombang tidak akan memberikan kompensasi apapun kepada para pedagang yang kiosnya terbakar.

Dia berdalih, kios para pedagang tidak diasuransikan. Selain itu, pengelolanya adalah paguyuban dengan BUMDes.

Rencana relokasi Pasar Legi ditolak oleh para pedagang. Seperti yang dikatakan Bendahara Paguyuban Pasar Stasiun PJKA, Warni (40).

Paguyuban ini lah yang mengelola Pasar Legi bersama dengan BUMDes Jombang.

Warni berharap, pemerintah membantu para pedagang untuk membangun kembali kios-kios yang terbakar.

Kebakaran yang terjadi tengah malam tadi menghanguskan sekitar 30 kios di Pasar Legi, Jombang. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran.

img
BeJo@25
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU