Mahasiswa Undip Tawarkan Budidya Ikan Mudah Lewat Aquaponik Budikdamber

  • Regional
  • 22 Feb 2019 | 14:12 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 288 kali
image
foto: istimewa

beritajowo.com / JEPARA - Melihat kegaitan budaya perikanan warga Desa Peringtuluis belum maksimal, membuat Mahasiswa KKN Tim 1 Universitas Diponegoro Desa Pringtulis, Kec. Nalumsari Kabupaten Jepara menawarkan solusi budidaya perikanan berupa Aquaponik Budikdamber.

Penggas Budidaya Perikanan Adhi Nugroho mengatakan Aquaponik Budikdamber adalah budidya ikan dan syauran dalam satu ember yang sangat ekonomis dan ramah lingkungan “Budidya ikan ini sangat mudah, biayanya murah juga bisa menumbuhkan usaha sampingan warga dalam budaya sayur dan ikan,”

Mahasiswa Program Studi Menajemen Sumberdaya Perarian ini menjelasakan bahan yang dibutuhkan dalam budidaya berupa lahan kosong atau pekarangan rumah, ember 80 liter, gelas plastik, kawat, arang, bibit ikan lele sayuran kangkung.

“ Pemilihan ikan lele karena mudah berkembang b iak juga pemberian makan mudah, serta tanaman kangkung yang dipakai kangkung sayuran karena cepat tumbuh,” ujarnya.

Tahap selanjutnya air diendapakan dalam ember selam satu hari. Kemudikan membuat media tanam sayuran berupa gelas plastik (sebagai pot) yang lubangi kawat sebagai tempat untuk digantungakan ke mulut ember.

Salanjutnya, arang dibersihkan sebagai pengganti tanah dan dimasukan dalam pot plasitk. Terakhir tanaman kangkung dimasukan dalam pot “Yang harus diperhatikan saat meletakan pot harus sebagai terendam air. Ember air yang sudah diendapkan sehari kemudian dimasukan lele,” katanya.

Menurutnya sifat budidaya perikanan ini semi intensif. Ikan lele tidak perlu diberi makan setiap hari. Namun jika ingin hasil produksi maksimal diusahakan pemberiaan pakan menimal 2 hari sekali, serta air diganti 1 bulan sekali,” imbuhnya.

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU