Viral Video Murid Tantang Gurunya,Berakhir dengan Sebuah Pelukan

  • Nasional
  • 22 Feb 2019 | 10:22 WIB
  • Oleh bejo25
  • Dilihat 192 kali
image
FOTO.(ISTIMEWA)

beritajowo.com // Yogyakarta - Viral di media sosial dan Whatsapp grup, video yang merekam ulah seorang siswa kelas X SMK N 3 Yogyakarta mendorong dan menantang gurunya di dalam kelas.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (20/2) saat para siswa akan mengikuti ulangan harian.

Kepala SMK N 3 Yogya Bujang Sabri membenarkan jika peristiwa tersebut terjadi di sekolahanya.

Bujang juga mengatakan jika kejadiannya pada Rabu (21/02/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

Peristiwa itu ternyata dipicu reaksi siswa yang tidak terima ponselnya diambil guru saat ulangan akan dimulai.

Guru yang ada di dalam video, Sujianto (55) mengaku awalnya dia akan memulai kegiatan ulangan harian bagi siswanya. Saat itu para siswa baru masuk ruang kelas setelah usai jam istirahat.

Ketika mengecek para siswa, dia melihat dua siswa mengaktifkan ponsel. Padahal sesuai aturan ponsel harus diserahkan dulu kepada guru atau menonaktifkannya hingga jam pelajaran selesai.

Saat itu siswa tersebut berniat meminta kembali HP yang telah dibawa Sujianto. Siswa lantas menghampiri Sujianto dan memaksa gurunya itu mengembalikan HP miliknya.

"Tidak ada pemukulan, siswa hanya mau meminta HP, si swa mendorong karena minta HP," aku Sujianto.
Sujianto mengaku sempat terbawa emosi. Namun dia mencoba sabar meski siswanya juga sempat mengambil tas miliknya yang dia taruh di atas meja guru.

"Saya berusaha menyabarkan diri tapi masih ada emosi juga, situasi di kelas kan baru mau menata tempat duduk, siswa baru selesai jam istirahat. Saya minta siswa kembali duduk, tenangkan siswa, tas saya dikembalikan, HP saya kembalikan karena ada laptop di dalam tas, saya khawatir tas nanti dibanting. Yaudahlah saya kembalikan HP, tapi yang satu masih saya bawa sampai selesai ulangan," terangnya.

Bersama ibunya, siswa itu akhirnya menemui Sujianto di sekolah dan menyampaikan permintaan maaf.

Siswa itu lalu bersalaman dan memeluk Sujianto dan kepala sekolah.

Sang guru, Sujianto disebutnya sudah mengambil HP yang dia bawa.

Dia mengakui memang sempat mendorong tubuh gurunya.

"Saya dorong minta HP, biasa bercanda, saya disuruh duduk, saya ambil tas milik Pak Suji buat barter kayak gitu. Saya duduk, HP dikembalikan, tidak ada pukulan tidak ada mengancam," lanjutnya.

Sementara itu, Sujianto menerima permintaan maaf siswanya. Dia pun tidak akan memperpanjang persoalan ini.

img
BeJo@25
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU