Era Digital, Pendidikan Anak Bersaing dengan IT

  • Regional
  • 22 Feb 2019 | 02:43 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 194 kali
image
foto: beritajowo.com / dok

beritajowo.com / UNGARAN -  Dalam era digital saat ini para orang tua memiliki saingan berat dalam mendidik anak yaitu teknologi informasi. Anak-anak memiliki berbagai sumber informasi baru yaitu internet, teman pergaulan sehari-hari juga internet. Tiap saat mereka terhubung dengan siapa saja melalui IT.

“Orang tua di era digital ini memiliki tantangan yang lebih, orang tua harus lebih aktif. Bersaingan dengan smartphone, orang tua harus menjadi tokoh utama untuk anaknya,” tegas Ismah SAg MPd saat menjadi pembicara utama dalam diskusi bertema “Peranan Orang Tua terhadap Anak di Era Digital” di Balai Dusun Geneng, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, belum lama ini.

Diskusi tersebut diadakan mahasiswa KKN UPGRIS dalam rangka memberikan bekal kepada warga terutama ibu-ibu PKK menghadapi dunia modern.

''Kalau dulu anak menghabiskan waktu terbanyak dengan orang tua. Sehingga peran orang tua bukan sekedar orang tua yang membesarkan anak, tetapi yang mendidik anak,'' tegas Ismah.

Menurutnya, kehadiran orang tua bukan sekedar pemenuh kebutuhan jasmani anak, namun rohaninya juga. Orang tua menjadi konsultan, sahabat, panutan dan sebagainya. Jangan berpikir orang tua cukup berperan dalam finansial anak.

Ketua Panitia Nurul Khoimah mengharapkan, orang tua diharapkan aktif menciptakan kegiatan-kegiatan yang bersifat edukatif ter hadap anak-anaknya. Bukan dalam konteks yang sederhana, karena bermain dan jalan-jalan juga bersifat edukatif.

“Peran orang tua menjadi faktor edukasi yang penting untuk masa depan anak. Setiap anak itu unik, intens pertemuan yang tinggi serta keeratan yang perlu dibangun secara tepat sangatlah penting agar tidak tersaingi dengan smartphone,” katanya.

Ditengah kesibukan, orang tua tidak memiliki alasan untuk tidak mempunyai kualitas hubungan terhadap anak-anaknya. Dengan memanfaatkan teknologi, smartphone yang dipegang anak menjadi alat edukatif dan bukan menjadi alat yang bersifat destruktif atau merusak.

Pembicara lainnya Suhendri SPd MPd mengatakan, orang tua dapat memberikan edukasi melalui smartphone dengan media sosial seperti Line maupun WhatsApp.

Informasi pertama haruslah dari orang tuanya, bukan teman-temannya maupun internet. Orang tua juga dapat memanfaatkan quality time nya bersama anak dengan melihat informasi edukatif di smartphonei.

Ketua Ibu PKK Dusun Geneng, Yuliani Sri Palupi mengatakan kegiatan ini sangat membantu mengingatkan orang tua terutama ibu-ibu yang memiliki peran utama kepada anak. Pihaknya berterimakasih kepada mahasiswa KKN UPGRIS. “Semoga para orang tua menyadari pentingnya peran mereka kepada anak-anaknya di era digital ini, terutama persaingan terhadap smartphone yang tanpa disadari menggusur kehadiran para orang tua,” kata Yuliani.

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU