Bergabung dengan ISIS,Inggris Cabut Kewarganegaraan Shamima Begum

  • Internasional
  • 21 Feb 2019 | 08:01 WIB
  • Oleh bejo25
  • Dilihat 198 kali
image
FOTO.(ISTIMEWA)

beritajowo.com // Inggris - Shamima Begum, remaja perempuan warga Inggris yang pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS tahun 2015, akan kehilangan kewarganegaraannya.

Keluarganya mengaku kecewa dengan keputusan itu.

Pengacara Shamima Begum, Tasnime Akunjee, mengatakan pihak keluarga "sangat kecewa" dengan rencana pencabutan kewarganegaraan Inggrisnya.

Shamima berangkat ke Suriah pada usia 15 tahun. Saat ini dia berada di sebuah kamp penampungan pengungsi di Suriah.

Keluarga Shamima Begum menerangkan mereka menerima surat dari Kemeterian Dalam Negeri yang memberi tahu mereka bahwa pemerintah berniat mencabut kewarganegaraan Shamima yang sekarang berusia 19 tahun.

Shamima Begum dan dua pelajar perempuan lain berangkat ke Suriah melalui Turki pada 2015, lalu menikahi anggota ISIS.

Surat dari Kementerian Luar Negeri kepada keluarga menginstruksikan pihak keluarga agar menyampaikan keputusan itu kepada anak perempuan mereka.

Shamima Begum saat ini masih berada di Suriah dan menjadi sorotan media antara lain karena dia hari Minggu (17/2) melahirkan bayinya.

Pengacara keluarga B egum melalui Twitter menyatakan keluarga mengecam keputusan Kementerian Dalam Negeri dan akan mengajukan banding.

Kasus Shamima Begum menyulut debat kontroversial lagi di Inggris mengenai bagaimana menangani warga Inggris yang bergabung dengan ISIS di Suriah dan sekarang ingin kembali ke Inggris setelah kekalahan ISIS.

Ini juga mencakup status dan penanganan istri-istri dan anak-anak anggota ISIS.

Beberapa hari lalu Presiden AS Donald Trump mendesak negara-negara Eropa agar mengambil kembali warganya yang masih ditahan di Irak dan Suriah. Trump mengancam, jika tidak, pasukan AS akan membebaskan mereka agar bisa pulang sendiri ke negaranya. Namun beberapa negara, termasuk Jerman, menyatakan tidak semudah itu memulangkan para tahanan ISIS lalu mengajukan mereka ke pengadilan.

Shamima Begum ditemukan di sebuah kamp pengungsi di Suriah pekan lalu. Dia mengatakan kepada wartawan ingin kembali ke Inggris. Pejabat keamanan Inggris menerangkan, mereka tidak dapat mencegah dia kembali ke Inggris karena dia belum dihukum atas tindakan kriminal. Namun otoritas Inggris mengisyaratkan, Shamima bisa menghadapi tuntutan begitu tiba di Inggris.

img
BeJo@25
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU