Putung Rokok Jadi Biopestisida Ampuh

  • Regional
  • 18 Feb 2019 | 06:53 WIB
  • Oleh sm.com
  • Dilihat 283 kali
image
foto: istimewa

BERITAJOWO.COM / BATANG  - Gerakan pengolahan sampah menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan terus digelorakan dalam masyarakat. Begitu pun dengan Tim 1 KKN Undip Semarang mengedukasi pengolahan sampah pada mayarakat Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kecamatan Batang.

Tim 1 KKN mengadakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan ‘’Gak Polah’’ yang merupakan program edukasi pemilahan sampah dan pengolahan sampah menjadi kompos dan pembuatan biopestisida ekstrak tembakau dari putung rokok bekas.

Intan Yumiati dari Tim KKN Undip menjelaskan bagaimana cara memilah sampah yang benar berdasarkan kategorinya. Selain itu, juga diadakan demo membuat kompos. Beberapa partisipan yang merupakan ibu-ibu PKK praktik membuat kompos dengan metode takakura.

Takakura merupakan metode pengolahan sampah organik yang dipelopori oleh Koji Takakura, peneliti asal Jepang. Metode yang mengandalkan fermentasi untuk mengurai ini relatif mudah dan sederhana sehingga dikenal masyarakat luas.

Selain praktik pembuatan kompos, warga mendapat pelatihan  pembuatan biopestisida dari l imbah putung rokok. Putung rokok di rumah ternyata bermanfaat untuk membuat pestisida alami yang ampuh dari sampah tersebut.

Caranya pun cukup mudah cukup mencampur putung rokok dengan air dengan komposisi yang pas. Biarkan campuran itu berfermentasi selama satu hari. Fermentasi tembakau dan air ampuh menghilangkan hama berupa semut merah dan mencegah terjadinya pembusukan batang,

Selain pengolahan sampah, tim KKN Undip mendukung program agro kreatif yaitu vertikultur, teknik bercocok tanam secara vertikal yang dikembangkan di  Kelurahan Proyonanggan Selatan.

Teknik budi daya tanaman secara vertikal di lahan yang sempit cocok untuk masyarakat perkotaan dengan lahan terbatas. Tanaman yang cocok untuk teknik vertikultur misalnya seledri, selada, bayam, cabe, dll dengan media tanam paralon. Dengan vertikultur kebutuhan pangan dapat terpenuhi tanpa terkendala lahan sempit.

Lurah Proyonanggan Selatan, Mudi Marzuqi, menyambut baik kegiatan Tim KKN Undip. Dikatakan sudah bukan zamannya membuang sampah begitu saja di sembarang tempat melainkan bagaimana mengolah sampah agar bermanfaat.

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU