3.000 Warga di Selandia Baru Mengungsi Akibat Kebakaran Hutan

  • Internasional
  • 10 Feb 2019 | 17:59 WIB
  • Oleh lip6
  • Dilihat 247 kali
image
foto(istimewa)

beritajowo.com // slandia baru - Angin kencang pada Minggu 1 Februari 2019  diperkirakan akan memicu meluasnya kebakaran lahan di South Island, Selandia Baru, yang berlangsung sejak sepekan terakhir.

Kebakaran tersebut memaksa ribuan orang meninggalkan rumah mereka, diperkirakan akan lebih banyak penduduk segera mengungsi lagi, kata para pejabat setempat.

Dikutip dari The Straits Times pada Minggu (10/2/2019), kebakaran lahan itu terjadi di wilayah Pigeon Valley, yang meliputi area seluas 2.300 hektar dan garis lingkar api yang mencapai 25 kilometer, kata Pertahanan Sipil Selandia Baru, dalam sebuah pernyataan di situs resminya.

Sejauh ini belum ada laporan korban tewas akibat bencana kebakaran tersebut, namun satu rumah diketahui hangus dilahap api.

"Ada beberapa kekhawatir an tentang prediksi angin kencang di sepanjang hari Minggu ini, yang diperkirakan akan menambah panjang garis lingkar api, sehingga mempersulit kontrol oleh petugas pemadam kebakaran," kata badan itu.

Pada Minggu pagi, sebanyak 155 orang petugas pemadam kebakaran berjuang melawan kobaran api di darat, yang ditambah dengan dukungan udara dari 23 helikopter dan 3 pesawat jenis fixed wing plane.

Pengerahan aksi tersebut menjadikannya sebagai pemadaman api via udara terbesar yang pernah tercatat di Selandia Baru.

"Sekitar 3.000 orang telah diperingatkan untuk meninggalkan kawasan Wakefield dan Pigeon Valley," kata Ketua Pengendali Pertahanan Sipil Selandia Baru, Roger Ball, pada konferensi pers, Sabtu 9 Februari.

Lebih banyak orang kemungkinan akan dievakuasi dari rumah mereka pada hari Minggu ini.

img
BeJo@22
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU