Balita di Gajahmungkur Semarang Meninggal Tertimpa Tembok Rumah Akibat Tanah Longsor

  • Regional
  • 09 Feb 2019 | 09:12 WIB
  • Oleh trb.com
  • Dilihat 187 kali
image
foto(istimewa)

beritajowo.com // semarang - Tanah longsor menyebabkan balita meninggal dunia di RT 1 RW 9, Kelurahan/Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019) malam.

Adzcelin Nur Nafiza (14 bulan) meninggal tertimpa tembok dan atap rumah yang roboh akibat pergerakan tanah.

Sang ibu, Desti Ristiana (23), luka-luka sehingga harus dibawa ke RSUP Kariadi.

“Istri dan anak saya saat itu sedang berada di dalam kamar. Anak saya tidak bisa terselamatkan saat dibawa ke RS Elisabeth karena tertimpa material dan terendam lumpur cukup lama,” ujar ayah Adzcelin, Muhammad Rizki Muttaqin (23), kepada Tribunjatengcom.

Robohnya tembok da n atap rumah itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.

Berada di bagian belakang rumah, yaitu kamar yang sedang ditempati korban dan ibunya.

Tanah longsor ini diduga akibat hujan deras yang mengguyur Kota Semarang sepanjang sore hingga malam hari.

Rumah M Rizki berada di wilayah tebing.

“Hujan intensitas tinggi tadi malam selama kurang lebih satu jam mengakibatkan tanah di wilayah tebing belakang rumah itu longsor,” ungkap Kepala BPBD Kota Semarang, Agus Harmunanto.

Saat ini, petugas BPBD dan Basarnas Kota Semarang, Satgas Kecamatan Gajahmungkur, Kodim 0733 BS/Semarang, relawan dan warga sedang melakukan kerja bakti di rumah tersebut. 

img
BeJo@22
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU