Ini Daftar 18 Keberhasilan Presiden Jokowi di Sektor Ekonomi

  • Nasional
  • 02 Jan 2019 | 07:43 WIB
  • Oleh sm.com
  • Dilihat 227 kali
image
foto: Istimewa

beritajowo.com / jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah menunjukkan kinerja sangat baik di bidang ekonomi, khususnya pada kesejahteraan sosial, keadilan ekonomi dan stabilitas harga. Ekonom Arif Budimanta menyebut ada 18 keberhasilan Pemerintahan Jokowi di sektor ekonomi selama menjabat jadi Presiden.

“Datanya jelas, bisa diakses siapa saja, asal jangan dipelintir. Semua bisa dibuktikan. Ada banyak keberhasilan yang kami catat," ujar Arif di Jakarta, Selasa (1/1).

Arif yang juga Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) mencontohkan, kenaikan harga yang relatif terjaga. Kemudian, inflasi hanya dikisaran 3%. Ini menunjukkan tidak ada gejolak berarti.

“Bahkan, di era pemerintahan Presiden Jokowi, harga bahan bakar minyak tidak lagi timpang, karena sudah satu harga di seluruh Indonesia," ulasnya.

Semenjak Maret 2018, tingkat kemiskinan tercatat sebagai yang terendah sepanjang masa, yakni 9,82%. Begitu juga dengan pengangguran terbuka yang hanya 5,13%. Kondisi ini menunjukkan bahwa rakyat semakin sejahtera karena semakin banyak yang bekerja. Kehidupan warga pun kian terjamin karena pemerintah mendorong program jaminan sosial. Lebih dari 92 juta warga menerima kartu Indonesia sehat (KIS) yang dijamin oleh negara. 

“Layanan kesehatan semakin merata dan mudah dijangkau,” bebernya.

Tak hanya itu, tingkat pendidikan warga semakin baik. Tingkat harapan lama sekolah sudah mencapai 12,85 tahun. Dari sisi pemerataan, total kekayaan nasional yang dikuasai 1 dan 10% warga makin berku rang.

Hal ini, ungkap Arif, memperlihatkan seluruh transformasi struktural yang dilakukan pemerintah pada akhirnya mampu menekan konsentrasi penguasaan aset oleh sekelompok orang. Bahkan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak lagi ada disparitas yang tinggi karena implementasi kebijakan BBM Satu Harga.

Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga membuktikan adanya pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara masif. Begitu juga dengan pembangunan kawasan perbatasan yang telah berjalan seperti, di Kalimantan, Nusa Tenggara Timur dan Papua.

Hal ini sangat bagus untuk jangka panjang, karena ekonomi wilayah akan bergerak positif. Apalagi didorong oleh realisasi kebijakan poros maritim.

“Mobilitas warga semakin mudah, ekonomi daerah mulai bergerak yang pada akhirnya akan menopang kesejahteraan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Tak hanya itu, dalam rangka mendukung perekonomian rakyat, Presiden Jokowi juga merealisasikan kebijakan reforma agraria. Dengan demikian, rakyat memiliki akses terhadap aset, yaitu berupa lahan. Dalam jangka panjang, kebijakan ini akan membantu rakyat semakin berdaya.

“Akses pembiayaan terus didorong. Misalnya, kredit usaha rakyat dengan suku bunga yang rendah, yaitu 7%,” ungkapnya.

Dengan demikian, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) diharapkan makin berdaya. Pemerintah juga terus meningkatkan alokasi dana desa guna mendukung pembangunan perdesaan. Misalnya pada 2018 dana desa sebesar Rp 60 triliun, maka pada 2019 dianggarkan Rp 73 triliun.

“Dana itu terutama untuk peningkatan layanan dasar masyarakat,” imbuhnya.

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU