Terjun Dunia Politik, Ageng Kiwi Bertekad Majukan Industri Kreatif

  • Nasional
  • 09 Des 2018 | 03:46 WIB
  • Oleh sm.com
  • Dilihat 86 kali
image
foto: Istimewa

beritajowo.com / Jakarta -- Pembangunan di Indonesia secara implisit masih bersifat dikotomis. Hal ini termanifestasi dalam pembedaan antara desa-kota, tradisional-modern; daerah tertinggal dengan daerah yang lebih maju. Pemerintah telah melaksanakan berbagai program pembangunan untuk memajukan daerah.

“Tapi faktanya pembangunan yang dilakukan masih menyisakan permasalahan, terutama masalah kesenjangan sosial,” kata penyanyi dangdut yang terjun ke dunia politik Ageng Kiwi di Jakarta, Sabtu (8/12).

Jika memakai indikator negara maju, lanjut dia, Indonesia perlu melakukan transformasi, baik dalam aspek sosial, politik, ekonomi, maupun budaya. “Fokus saya terutama pada aspek pemuda dan perubahan sosial yang terjadi di desa, dan pembangunan di daerah,” ungkapnya.

Industri kreatif menjadi tumpuan Ageng untuk memajukan pemuda di dearah, terutama para pemuda di kampung halaman dan tanah kelahirannya. Mengapa industri kreatif? “Karena kaum muda kontemporer cenderung tidak tertarik bekerja di sektor pertanian. Mereka berorientasi melakukan mobilitas permanen ke perkotaan. Banyak hal menjadi penyebabnya, antara lain kurangnya _skill_ dan kondisi desa yang statis,” kata putra daerah asli kelahiran Cilacap ini.

Sesuai dengan kompetensinya di bidang industri kreatif dan hiburan, Ageng akan memberikan pelatihan gratis bagi para pemuda. “Diajarin bikin film pendek. Atau sekalian yang ingin jadi artis penyanyi, bintang film, dan sinetron. Insya allah setelah pelatihan bakat-bakat mereka disalurkan secara profesional,” ujar seniman yang maju juga menjadi wakil rakyat melalui Partai Nasional Demokrat (NasDem), Caleg DPR-RI Nomor Urut 8, Dapil 8 Cilacap, dan Banyumas ini.

Pelatihan ini menurut rencana akan dilaksanakan di berbagai kota di Jawa Tengah, dengan melibatkan para pemuda dan ibu-ibu PKK. Tempat pelaksanaan antara lain; di Cilacap (11/12/2018), Sidareja (12/12/2018), dan Desa Kuripan (13/12/2018). 

Kota berikutnya di Majenang, Kroya, Purwokerto, dan kota-kota sekitarnya. Instrukturnya tidak hanya Ageng Kiwi, namun melibatkan para musisi, penyanyi, aktor dan aktris profesional.

img
BeJo@17
EDITOR

KABAR TERBARU