Pengamat: Indonesia Sedang Alami Defisit Demokrasi

  • Nasional
  • 07 Des 2018 | 09:22 WIB
  • Oleh VOA
  • Dilihat 84 kali
image
foto: Istimewa

beritajowo.com / semarang - pengamat politik Karyono Wibowo menilai Indonesia kini sedang mengalami “defisit demokrasi.” Ini ditandai dengan menguatnya politik identitas, diawali dengan pilkada DKI Jakarta tahun 2017 lalu dan berlanjut hingga pemilu presiden saat ini. Kentalnya isu SARA dikhawatirkan akan semakin menimbulkan perpecahan di kalangan masyarakat.

“Menguatnya politik identitas yang menggunakan sara dan agama, suku, atau sentimen lain itu memiliki dampak yang sangat signifikan. Kalau politik identitas terus dikembangkan, ini bisa menimbulkan disharmoni atau keretakan di masyarakat. Praktek politik identitas yang terjadi pada 2017 efeknya terasa sampai sekarang,” tukas Karyono.

Karyono mengatakan bahwa negara tidak bisa sendirian dalam mengatasi dan menghadapi permasalahan tersebut. Perlu kerjasama dari berbagai pihak terutama masyarakat, untuk senantiasa berdemokrasi dengan cara yang adil, agar Indonesia sebagai negara dengan dasar Pancasila tidak dicederai dengan berbagai pemainan politik yang menghalalkan berbagai cara untuk meraih kemenangan. 

img
BeJo@17
EDITOR

KABAR TERBARU