Perempuan Sumber Daya Potensial Pembangunan

  • Regional
  • 07 Des 2018 | 07:17 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 111 kali
image
foto: Istimewa

beritajowo.com / SLEMAN - Jumlah perempuan di Kabupaten Sleman yang mencapai separo dari total jumlah penduduk dapat menjadi sumber daya yang potensial bagi pembangunan. Oleh karena itu perlu ada upaya pembangunan yang responsif gender.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sleman Mafilindati Nuraini dalam acara sarasehan memperingati Hari Ibu ke-90 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, kemarin. Menurutnya, perempuan memiliki peran yang tidak terpisahkan dalam sejarah perjuangan bangsa. Keterlibatan perempuan dibuktikan melalui kongres perempuan yang pertama kali digelar pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

"Peristiwa itu merupakan tonggak sejarah bagi perjuangan perempuan Indonesia, yang kemudian diperingati setiap tahunnya oleh bangsa Indonesia tidak hanya oleh kaum perempuan," ujarnya.
Linda menambahkan, banyak keberhasilan yang diraih oleh pei terwujudnya keadilan gender yang proporsional.

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sleman, Sri Wahyuni Dewi menjelaskan, kegiatan sarasehan ini bertujuan untuk meningkatkan peran perempuan Indonesia dalam aspek ketahanan keluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Acara ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan peran perempuan agar dapat memadukan pola pembinaan keluarga, dan pemberdayaanperempuan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup sejahtera lahir dan batin,” jelasnya.

Adapun pemateri yang mengisi sarasehan ni antara lain Ketua TP PKK Kabupaten Sleman Kustini Sri Purnomo, dan Nurhasim beserta istri yang merepresentasikan keluarga harmonis dan sejahtera.

img
BeJo@17
EDITOR

KABAR TERBARU