Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri Mengundurkan Diri

  • Internasional
  • 07 Nov 2017 | 10:01 WIB
  • Oleh bejo25
  • Dilihat 88 kali
image
Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri. (Foto: iistimewa)

Beritajowo.com - Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri mengumumkan pengunduran dirinya secara tiba-tiba Sabtu, 4 November 2017.Kabar itu ia umumkan di sela-sela kunjungannya ke Arab Saudi.PM Hariri mengatakan hidupnya saat ini dalam bahaya. Ia Ia juga mengaku mendapat ancaman pembunuhan bahkan dia mengaku takut akan ancaman tersebut.Dikutip dari CNN pada Minggu (5/11/2017)
Mundurnya Hariri sebagai perdana menteri membuat kekosongan pemerintahan di tengah krisis politik diLebanon.
Hariri juga menuding Iran campur tangan di wilayah tersebut, menyebabkan kehancuran dan kekacauan.Dia juga menyatakan Iran dan pengikutnya kalah dalam intervensi terhadap urusan internal negara-negara Arab.
Dalam pidatonya Hariri menyebutkan? seorang politikus Sunni,juga menyebut Hizbullah, kelompok militan Syiah yang didukung Iran di Lebanon.
Hizbullah telah berhasil menerapkan sebuah fait accompli di Lebanon dengan kekuatan senjatanya.Lebanon dan orang-orang Lebanon yang hebat menjadi sasaran badai dan dikenai kutukan internasional serta sanksi ekonomi karena Iran dan kaki tangannya Hizbullah.
Hariri akan menunggu Perdana Menteri kembali ke Beirut untuk membahas keadaan pengunduran dirinya.Hariri mengatakan atmosfer di Lebanon kini sama dengan situasi 12 tahun lalu sebelum sang ayah, mantan PM Lebanon, Rafik Hariri, dibunuh.
?
Untuk diketahui ayah Hariri dibunuh pada bulan Februari 2005 saat sebuah bom menabrak iring-iringan mobilnya di dekat pinggir laut Beirut.
Sebuah pengadilan khusus yang didukung PBB menuding Hizbullah secara in absentia dalam pembunuhannya.Walaupun saat itu Hizbullah membantah terlibat.Pembunuhan tersebut merupakan peristiwa penting di Lebanon, yang selanjutnya memicu perpecahan sektarian antara Muslim Sunni dan Syiah. Negara Mediterania memiliki populasi Kristen yang besar pula.Kematian tersebut juga menyebabkan penarikan pasukan Suriah, yang ditempatkan di Lebanon antara tahun 1976 dan 2005. Mereka pertama kali datang sebagai penjaga perdamaian untuk membantu menghentikan perang sipil Lebanon namun bertahan setelah pertempuran tersebut berhenti pada tahun 1990.

Presiden Lebanon Michel Aoun, seorang Kristen yang berafiliasi dengan Hizbullah, membenarkan bahwa dia menerima telepon dari Hariri tentang mengundurkan diri.

Menanggapi pernyataan Hariri,Iran menolak laporan tersebut, serta menuduh Amerika Serikat dan Arab Saudi mendalangi pengunduran diri Hariri.
"Pengunduran Hariri telah dikoordinasikan dengan Presiden AS Donald Trump dan Mohammad Bin Salman dari Arab Saudi," ujar pejabat Kementerian Luar Negeri Iran Hossein Sheikholeslam mengatakan kepada kantor berita Fars News.Iran menganggap pengunduran diri ini bertujuan untuk menciptakan ketegangan di Lebanon dan untuk memberi kompensasi kepada AS atas kegagalannya setelah kekalahan Daesh (ISIS).

?

?

?

?

?

?

img
BeJo@25
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU