Ratusan Guru Tidak Tetap di Kudus Mengadu ke DPRD

  • Menuntut Perbaikan Kesejahteraan
  • Regional
  • 09 Nov 2017 | 07:11 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 66 kali
image
Foto: Istimewa

KUDUS, beritajowo.com? - Untuk menuntut perbaikan kesejahteraan ratusan guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) yang bekerja di?sejumlah sekolah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengadu ke DPRD Kudus, Rabu (8/11/2017).

Ketua DPRD Kudus Masan menerima kedatangan ratusan guru tersebut di ruang rapat paripurna DPR Kudus karena jumlahnya cukup banyak.?Menurut Ketua Forum Kebangkitan Guru (FKG) Kabupaten Kudus Supriyono di Kudus, nasib GTT dan PTT saat ini cukup memprihatinkan.

Ia mengatakan, Kondisi tersebut?berawal ketika ada pengangkatan tenaga honorer kategori II tahun 2013.?Dari sebanyak 504 orang honorer kategori dua, sebanyak 206 dinyatakan lulus tes CPNS, sedangkan sebanyak 109 orang honorer K2 di antranya telah menerima SK pengangkatan CPNS. Sisanya, sebanyak 97 orang honorer hingga kini belum menerima SK CPNS.?

Dari sebanyak 395 honorer kategori dua yang terdaftar, lanjut dia, sebanyak 225 orang tenaga honorer telah menerima honor setara Upah Minimum Kabupaten (UMK), sedangkan 170 tenaga honorer hingga kini belum mendapatkan honor setara UMK, ditambah yang teranulir karena ditengarai sebagai honorer siluman.?

Supriyono berharap, DPRD Kudus memperhatikan nasib honorer K2 dan GTT, serta PTT yang belum mendapatkan hak-haknya, karena masih ada guru yang hanya mendapatkan honor kurang dari Rp200 ribu per bulan.

"Kami berharap, bantuan dari DPRD Kudus agar diupayakan mendapatkan payung hukum yang melindungi GTT dan PTT," ujarnya.?

img
BeJo@21
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU