Talijiwo,Buah Asli Semarang Yang Buat Lupa Diri

  • Regional
  • 24 Sep 2018 | 09:26 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 407 kali
image
foto.(istimewa)

beritajowo.com // Semarang - Mangga Lalijiwo / Talijiwo,Buah Asli Semarang Mangga yang satu ini sungguh unik.

Ketika kulitnya masih hijau, di dalamnya justru sudah matang dan manis. Buahnya kecil-kecil tetapi manis dan wangi aromanya.

Karena orang sering tak sabar jika harus mengulitinya maka langsung saja dibelah dan diiris dengan pisau Langsung dimakan.

Inilah mangga Lalijiwo. Tapi orang Semarang lebih akrab dengan sebutan Talijiwo.

Jenis buah ini tak banyak tumbuh di Indonesia.

Berdasarkan referensi yang ada, hanya tumbuh di Jawa. Itupun terbatas daerah Yogyakarta, Probolinggo, Indramayu dan Semarang.

Nah di Semarang yang saya ketahui banyak tumbuh di daerah Srondol, Banyumanik, Pudakpayung dan sekitarnya. Itupun jumlahnya terbatas.

Jadi Lalijiwo atau Talijiwo adalah buah yang asli Indonesia. Bahkan hanya ada di Jawa. Dan di Jateng pun kebanyakan ada di Srondol dan sekitarnya di Semarang. Buah yang Semarang banget.

Ketika tahun 1970-2000an, saya masih banyak melihat yang menjual buah mangga Lalijiwo di gubug-gubug di depan lapangan Watu Gong (sebelum Makodam dibangun).

Mengapa dinamai Lalijiwo. Karena orang akan lupa diri jika memakannya.

Pasalnya buah ini kecil namun manis dan wangi.

Sampai-sampai masuk dalam kamus bahasa Inggris sebagai Laleejewo. Buah ini dalam bahasa botani disebut Mangifera Lalijiwa.

Biasanya mereka berjualan berbarengan dengan rambutan (umumnya disebut dari Gunungpati).
Kemudian setelah Makodam berdiri mereka bergeser agak ke selatan dan sebagian ke dekat jl Sukun.
Sebagian lagi di seberang Makodam.

Namun lambat laun makin susut produksinya karena hanya bergantung musim panen.

Sejak 10 tahun terakhir makin sedikit yang jual. Dan hari-hari ini saya hanya menjumpai satu penjual di seberang Makodam.

Berarti populasi pohon mangga Lalijiwo makin sedikit karena terdesak perumahan.
Berdasarkan keterangan International Union for Conservation of Nature & Natural Resources pohon mangga Lalijiwo sudah masuk daftar merah.


Terakhir saya lihat harganya Rp 18.000 per kg.
Hati-hati denga penghuni di dalamnya. Jadi amati dahulu sebelum menyantapnya.

img
BeJo@25
EDITOR

KABAR TERBARU